Gianyar, mediapelangi.com—Mengawali tahun baru 2018, rasa persatuan digemakan oleh warga Desa Suwat, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar dengan menggelar “Perang Air” Senin (1/1/2018).
Diawali dengan tarian, Festival Perang Air Desa Suwat digelar di Catus Pata (perempatan jalan di tengah-tengah wilayah adat-red) desa setempat.
Perang air atau “Siat Yeh” diikuti oleh puluhan anak-anak, remaja dan orang tua diawali oleh tokoh adat setempat dan dilanjutkan oleh kelompok anak-anak yang dilakukan dari empat penjuru.
Perang air menggunakan gayung, para peserta saling siram satu sama lain dengan waktu yang dibatasi selama lima menit. Menariknya tidak hanya laki-laki, kalangan perempuan pun ikut dalam perang air yang dilakukan di tengah jalan raya tersebut.
Bendesa adat Suwat Ngakan Putu Sudibya menyampaikan, Perang Air digelar untuk menyatukan semua kelompok warga yang ada di Desa Suwat. Tema tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini temanya “Bersatu dengan Air”, yang bermakna menyatukan berbagai golongan warga dan bijak dalam mengelola perbedaan. “Tahun ini prosesinya lebih sakral dari sebelumnya,”terang ngakan Sudibya.
“Perang Air merupakan bagian dari Festival Air Desa Suwat yang sudah berlangsung untuk ketiga kalinya sejak tahun 2015,”imbuhnya. (*/kr).
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











