Tradisi Ngejot, Warga Muslim di Tabanan Bagikan Daging Kurban

Warga Muslim tepatnya di Banjar Tunggal Sari, Desa Delod, Peken, Tabanan melakukan tradisi ngejot kepada warga yang beragama nonmuslim, Rabu (22/08/2018).

TABANAN,MEDIAPELANGI.com –  Warga Muslim tepatnya di Banjar Tunggal Sari, Desa Delod, Peken, Tabanan melakukan tradisi ngejot kepada warga yang beragama nonmuslim, Rabu (22/08/2018).

Tradisi setiap Idhul Adha tersebut, membagikan puluhan kilogram daging sapi dan kambing kepada waga non-muslim yang tinggal di sekitar Masjid Agung Tabanan.

Ketua Panitia Kurban Masjid Agung Tabanan, Muhammad Badrian mengatakan, pembagian daging kurban kepada warga tersebut, sebagai bentuk toleransi antar umat beragama di Pulau Dewata Bali.

Dimana tradisi ngejot antar umat beragama di Banjar Tunggal Sari sudah terjadi sejak 1950 dan tradisi ini sampai sekarang tetap dilakukan, khususnya pada Idul Adha dengan tujuan mempererat rasa toleransi beragama.

“Ini sudah menjadi tradisi dan sebagai kepedulian di antara warga lingkungan Tunggal Sari,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga Hindu, I Made Suastika mengatakan, setiap tahun dirinya menerima daging kurban dari warga Muslim.

“Saya tiap tahunnya selalu mendapatkan daging kurban saat perayaan hari raya Idul Adha. rencananya daging ini saya akan buat sebagai gulai,” ujarnya.

Pembagian daging kurban sendiri berlangsung dengan cara dibagikan ke masing-masing rumah warga nonmuslim, sekitar pukul 13.00 WITA, setelah melaksanakan sholat Ied.

Dimana hewan kurban 2018 di Masjid Agung Tabanan, terkumpul 23 kambing dan 5 ekor sapi dan  dari jumlah tersebut sebanyak 1.200 paket daging kurban di bagikan kepada warga.(ka)

Berita Terkait
error: Konten ini terlindungi.