
TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sangat meyayangkan kejadian ulah salah satu wisatawan yang naik berfoto di Palinggih Pekiisan yang terletak di areal Pura Luhur Batukau.
Wagub yang akrab di panggil Cok Ace ini menyarankan mulai sekarang peraturan tata tertib masuk ke sebuah pura harus dipertegas. “Ya memang sangat kita sayangkan kejadian seperti itu terjadi. Kita harus melihat dari dua sisi, mungkin kita perlu menambahkan adanya informasi-informasi atau peringatan mengenai pura kepada wisatawan,” ujarnya saat dijumpai, usai pembukaan Jatiluwih Festival, Jumat (14/9/2018).
Menurutnya selain informasi kita juga harus memiliki tata tertib atau tata cara masuk ke sebuah pura. Kemudian untuk antisipasi kejadian serupa terulang lagi, selain harus menambahkan informasi dengan cara mereka atau bahasa mereka dan penambahan kamera pengintai atau CCTV. Jika belum bisa memasang CCTV, mungkin bisa kita awasi langsung dengan menambah tenaga kerja. Termasuk menambah keberadaan CCTV, karena pengawasan secara manual juga kadang kadang tidak terlalu maksimal, bisa mengawasi kadang ada yang capek dan sebagainya,” jelasnya.
Cok Ace menjelaskan wisatawan lebih banyak datang tanpa guide atau tanpa travel dan mencari informasi sendiri kemudian dia datang ke Bali. Sehingga dengan ketidaktahuan informasi dari wisatawan, akhirnya terjadi seperti itu. Karena saat ini wisatawan kerap yang datang sendiri dan mencari informasi sendiri. Sehingga ketika mereka tidak mengetahui informasi, apa yang menjadi larangan di pura dan akhirnya seperti itu ada kejadiannya,” tandas mantan Bupati Gianyar ini.(ka).