Simulasi Pemilu di Tegallinggah, Banyak Warga Hanya Coblos Partai

KOMPAK 100 PERSEN : Ketua DPC PDIP Tabanan Komang Gede Sanjaya saat menghadiri deklarasi dukungan Capres Nomor urut 01 Jokowi-Amin, di di Desa Pakraman Tegallinggah, Penebel, Minggu (7/4/2019)

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemungutan suara legislatif akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang. Untuk itu mengingatkan kepada pemilih, agar melaksanakan hak pilihnya dengan baik dan benar.

Dimana  saat pemungutan suara nanti akan banyak kasus di lapangan. Di mana pemilih tidak paham saat mencoblos terutama bagi warga lansia. Seperti halnya saat simulasi pencoblosan kebanyakan hanya mencoblos lambang partai tidak mencoblos caleg. Jika secara politik bagus, namun tidak memilih tepat nama calegnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Komang Gde Sanjaya mengaku akan banyak kasus di lapangan yang harus diantisipasi , dengan prinsip menghindari sebanyak mungkin suara tidak sah ataupun salah coblos. Secara umum ,tingkat pemilih PDIP di Tabanan sangat tinggi di masyarakat. Namun tidak demikian dengan caleg. Pasalnya banyak pemilih terutama pemilih lansia cendrung hanya memilih partai  dan tidak memilih caleg,”katanya usai Deklarasi dukungannya Jokowi Ma’ruf Amin  di Desa Pakraman Tegallinggah, Penebel, Tabanan, Minggu (7/4/2019)

Dikatakan Sanjaya ini terjadi karena banyaknya surat suara yang harus dicoblos. Para orang tua tampak bingung dan cukup kesulitan untuk mencoblos karena surat suara banyak dan besar. “Dari berbagai simulasi yang kami coba selain memakan waktu cukup lama, ternyata banyak pemilih hanya mencoblos partai, itunya yang menyebabkan elektabilitas PDIP di Bali khususnya Tabanan sangat tinggi,” ucap dia.

Pencoblosan Suarat Suara
Simulasi Pencoblosan Surat Suara

Terkait hal tersebut, setiap kampanye pihaknya selalu menjalankan. Hal tersebut dan melakukan simulasi pencoblosan agar pemilih mencoblos caleg . Dia mengaku khawatir akan hal itu sehingga menginstruksikan seluruh jajaran struktur partai terus melakukan sosialisasi dan simulasi pencoblosan terutama pada pemilih tua dan pemula.

Apalagi saat simakrama  di Desa Pakraman Tegallinggah ternyata kondisi itu terjadi lagi. ” Untuk menghindari itu saya instruksikan seluruh kader, simpatisan dan struktur partai untuk terus melakukan simulasi pencoblosan agar tidak hanya memilih partai tapi juga memilih caleg PDIP di seluruh tingkatan ,”tegasnya.

Sementara itu Bendesa Pakraman Tegallinggah I  Nyoman Wiarsa menegaskan kalau seluruh kramanya sudah sepakat pemilih PDIP dan caleg PDIP baik untuk DPRD kabupaten, provinsi maupun pusat . ” Warga kami sudah siap 100 persen  dan sepakat Jokowi Ma’ruf Amin serta caleg dari PDIP,”tegasnya.

Untuk itu seluruh Krama Desa Pakraman Tegallinggah menyatakan siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin  sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia 2019-2024. Bahkan masyarakat dengan jumlah pemilih sekitar 1500 siap 100 persen memenangkan Jokowi Ma’ruf Amin .  Selain itu  warga juga siap memberikan suaranya pada N Adi Wiryatama untuk  Caleg DPRD Provinsi Bali dan I Nyoman Arnawa alias Komet untuk caleg DPRD Kabupaten Tabanan,”pungkas Bendesa yang akrab di sapa Nang Raka ini. (ka)

 

 

Berita Terkait
error: Konten ini terlindungi.