
TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Tabanan menemukan sejumlah aset milik Pemerintah Daerah masih bermasalah.
Hal itu terungkap saat menggelar rapat intern tentang Optimalisasi Pendapatan dan Aset di Tabanan, di Ruang Rapat Kantor DPRD Tabanan Senin (3/5/2021).
Ketua Panitia Khusus (Pansus) VI DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa saat Pansus VI yang menangani aset daerah melakukan penelusuran dan sudah turun menemukan sejumlah aset yang bermasalah dan untuk mendata aset maupun sumber pendapatan yang bisa digali oleh Pemkab Tabanan.
“Kami temukan aset berupa aset yang masih terbengkalai dan aset yang tidak memiliki memiliki surat-surat yang jelas, bahkan beberapa tahun lalu sempat menjadi polemik saling klaim, yakni aset di kawasan Pantai Nyanyi Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan,” ungkap I Nyoman Arnawa didampingi Sekretaris Pansus, I Putu Eka Putra Nurcahyadi usai rapat tersebut.
“Hari ini ,kami rapat internal dan besok Selasa menyampaikan rekomendasi yang akan disampaikan ke eksekutif seperti aset yang masih terbengkalai, tak memiliki sertifikat, dan beberapa lainnya lagi. Dan meminta kejelasan dari eksekutif terkait aset-aset yang selama ini belum didata.
“Jadi jangan sampai ada tanah (aset) pemkab yang terbengkalai bahkan akhirnya hilang. Apalagi bisa menimbulkan perkara di kemudian hari,” tegasnya.
Salah satunya aset Pemkab Tabanan yang sebelumnya bermasalah adalah lahan di kawasan Pantai Nyanyi. Lahan dengan luas sekitar 1.6 hektare ini justru terjadi saling klaim dengan oknum yang mengklaim itu tanah miliknya. “Sempat bermasalah namun sekarang sudah menjadi aset Pemkab Tabanan,”jelasnya.
Selain aset, Pansus VI ini juga membidangi terkait optimalisasi pendapatan.
Disini kami di Pansus VI selalu menekankan dan berharap eksekutif segera melakukan langkah-langkah menggunakan teknologi mana yang perlu dibiayai. Karena tanpa biaya mustahil bisa meningkatkan PAD ketika aset tersebut perlu biaya,” ungkapnya.
Setidaknya ada 10-15 usulan atau rekomendasi yang akan disampaikan ke eksekutif,”kata Nyoman Arnawa yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di DPRD Tabanan ini.
“Tadi kajian di pansus, besok kita cek ke eksekutif. Apa yang kita temukan akan kita cross chek ke eksekutif,”ujar dia.
“Misalnya kita menemukan salah satu aset masih terbengkalai karena suatu permasalahan akan kita minta jawaban dari eksekutif yang menangani aset itu,”ungkap politisi yang akrab disapa Komet ini. [mp]