BerandaPolitikLestarikan Warisan Leluhur PDIP Bali Gelar Workshop Mendesain Endek Bali dengan Teknik...

Lestarikan Warisan Leluhur PDIP Bali Gelar Workshop Mendesain Endek Bali dengan Teknik Digital

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Keberadaan kain tenun endek Bali yang merupakan salah satu warisan leluhur yang mesti dilestarikan khususnya oleh kalangan generasi muda karena memiliki ciri khas dari segi warna motif serta kualitas.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster saat sebagai keynote speaker  dalam workshop Kreativitas Mendesain Endek Bali dengan Teknik Digital dan Harmoni Pewarnaan. Serangkaian HUT ke-48 PDI Perjuangan dan Bulan Bung Karno, yang diselenggarakan di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali Minggu (6/6/2021)

Menurut  dia, kain tenun endek merupakan warisan leluhur yang  mesti dilestarikan khususnya oleh kalangan generasi muda. Sedangkan saat ini menjadi  tugas dari para generasi adalah  untuk meneruskan pengetahuan dan skill yang dimiliki kepada generasi muda.

“Hal ini tidak bisa dibiarkan bagaimana sekarang membuat generasi muda itu bisa bangga menggeluti kerajinan endek.  Apabila jika tidak dilestarikan, pihaknya khawatir endek Bali berangsur-angsur akan punah di tempat kelahiran aslinya. Padahal di sangat sedikit daerah yang memiliki memiliki tradisi kain endek seperti halnya di Bali,”ujarnya.

Upaya pelestarian kain tenun endek Bali merupakan bentuk keberpihakan budaya lokal dari industry kecil menengah (IKM) dan UMKM masyarakat Bali. “Agar eksistensi kain ini tetap terjaga adalah tanggung jawab kita bersama untuk melestarikan. Kita pakai kain tenun yang ditenun oleh para perajin kita dari kita untuk kita,”papar Putri Koster.

Putri Koster juga mengajak untuk membangun kesadaran  dan mengembangkan warisan leluhur ini. Salah satu upaya dengan menggunakan kain endek tersebut.

“Jangan sampai  kain tenun endek malah dipatenkan dan klaim pihak Negara lain sebagai produk warisan budaya mereka. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang tepat untuk menjaga dan melestarikannya. Salah satunya, dengan regenerasi,” ujarnya wanita multitalenta ini.

Selanjutnya  generasi muda mengembangkannya dengan menggunakan perkembangan teknologi digitalisasi. Misalnya untuk pengembangan motif tenun ikat Bali sesuai dengan perkembangan zaman. “Digitalisasi akan menciptakan motif-motif endek yang bisa menjadi kebanggaan bagi kita,” katanya.

Baca Juga:  Daniel Adityajaya Pamit, Koster Tekankan Sinergi Pemprov Bali dan Polda

Sementara itu sebelumnya Ketua Koordinator Lomba Desain Kreatif Motif Endek Bali Ketut Suryadi bahwa kegiatan ini untuk mematangkan pengetahuan dan skill peserta lomba dalam hal desain dan pewarnaan endek Bali.

“Banyak peserta yang belum memahami teknik desain digital dan harmoni pewarnaan yang baik. Karena itulah, digelar workshop ini sehingga para perajin khususnya di produksi endek Bali memiliki pemahaman soal desain dan pewarnaan,” terang politisi yang akrab di panggil Boping ini.

Kegiatan yang  diawali dengan lomba yang dimulai sejak awal Mei dengan memunculkan tiga peserta terbaik di tiap kabupaten. Semua peserta berjumlah 27 peserta masuk alam grand final di tingkat provinsi. Dari  peserta yang dicari 3 pemenang dan 1 peserta favorit,”katanya.[mp]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER