
TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pencurian sepeda motor yang menimpa petani miskin Ni Made Budiasih (54) asal Banjar Pinge, Desa Baru, Marga, Tabanan menyisakan duka mendalam. Bahkan, para tetangganya ikut menangis karena sepeda motor itu adalah harta satu-satunya.
Sekadar diketahui, pencurian sepeda motor terjadi Minggu (5/12). Pada pagi hari, sekitar Pukul 07.00 Wita Ni Made Budiasih ke sawah mencari rumput. Petani miskin ini mengendarai sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi DK 5084 GAZ.
Ketika sampai di TKP, Jalan Pinge-Apuan, Banjar Pinge, ia meninggalkan sepeda motor warna putih-biru itu di pinggir jalan. Sedangkan Budiasih ke sawah mencari rumput.
Nah, sekitar Pukul 13.00 Wita, saat Budiasih beristirahat datang saksi Ni Made Badra menanyakan apakah korban membawa sepeda motor. Budiasih membenarkan.
Bila benar membawa sepeda motor, saksi pun menanyakan mengapa sepeda motornya tidak ada. Mereka pun mengecek dan ternyata benar sepeda motor itu sudah raib hingga rugi sekitar Rp17 juta.
Kasus ini pun dilaporkan ke Polsek Marga. Kapolsek Marga AKP I Gede Budiarta Selasa (7/12/2021) mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami menduga modus yang digunakan pelaku dengan cara menggunakan kunci palsu,” kata Budiarta.
Di sisi lain, pencurian sepeda motor itu menurut I Wayan Sumerta menyisakan kesedihan mendalam bagi korban. Bahkan, tidak hanya korban langsung, tetangganya pun ikut bersedih atas kehilangan ini.
“Tetangga sampai ikut menangis. Apalagi itu (sepeda motor) harta satu-satunya,” kata Sumerta yang masih kerabat korban.
Menurut Sumerta, Ni Made Budiasih merupakan warga kurang mampu. Karena itu kehilangan sepeda motor ini sangat menyedihkan korban.
“Semoga sepeda motor korban ini bisa dikembalikan. Apalagi korban ini dari keluarga kurang mampu. Kasihan,” terangnya.
Soal peristiwa curanmor itu sendiri, Sumerta memiliki dugaan lain. Selain kemungkinan menggunakan kunci palsu, diduga pelaku curanmor menggunakan mobil boks. Sebab, ada saksi yang mendengar suara buka tutup pintu mobil.
“Perkiraan saya motor korban ini dibawa dengan mobil boks itu,” tuturnya. [MP]