KPU Tabanan Gelar Sosialisasi Perekrutan Badan Ad Hoc Pemilu 2024

KPU Tabanan Gelar Sosialisasi Perekrutan Badan Ad Hoc Pemilu 2024

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Sukseskan pemilihan umum tahun 2024 mendatang, KPU Tabanan menggela Sosialisasi Perekrutan Badan Ad Hoc Pemilu PPK dan PPS. Kegiatan Media Gathering bersama Pewarta ini diselenggarakan di Kantor KPU Tabanan, Rabu (23/11/2022)

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan yang dalam hal ini diwakili Divisi Sosialisasi dan SDM Ni Putu Suaryani didampingi Ni Luh Made Sunadi Divisi Teknis dan Penyelenggaraan mengatakan tahapan demi tahapan pemilu bisa dilaksanakan hingga tahapan persiapan pembentukan Badan Ad Hoc. Pembentukan Badan Ad Hoc ada di kecamatan sampai dengan tingkat desa.

“Mengingat dalam persiapan perekrutan Badan Ad Hoc ini memerlukan sumber daya manusia yang banyak dan memadai,” ungkapnya.

Suaryani juga berharap melalui kegiatan koordinasi dan sosialisasi ini tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari terkait dengan rekrutmen Badan Ad Hoc.

Disamping itu, guna mempersiapkan pelaksanaan tahapan perekrutan Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

“Badan Ad Hoc yang dibentuk oleh KPU merupakan sebuah badan yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan kerja KPU terkait pemilu, baik di tingkat kecamatan, kelurahan maupun Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ucapnya.

Suaryani melanjutkan, untuk Pemilu dan Pemilihan 2024 proses pendaftarannya melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA). Dengan diluncurkannya aplikasi SIAKBA kemungkinan besar pendaftaran Badan Ad Hoc dilakukan secara online. Pertimbangannya mengutamakan usia 17 sampai 55 tahun serta benar-benar memiliki kesehatan jasmani dan rohani.

Lebih lanjut Suaryani mengungkapkan, bahwa proses rekrutmen PPK kali ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya, karena sudah menggunakan aplikasi SIAKBA.

“Dengan SIAKBA ini, KPU ingin merekrut anggota PPK secara terbuka yang memiliki kompetensi, kapasitas, integritas dan mandiri, serta memiliki kemampuan di bidang teknologi,” jelasnya.

Dengan pengalaman tahun lalu, dimana banyak anggota PPK, PPS dan KPPS yang jatuh sakit karena memforsir dirinya dalam menjalankan tugas maka harus bisa mengatur waktu dan menjaga kesehatan.

“KPU juga akan memastikan Badan Ad Hoc yang terpilih nantinya harus memiliki integritas dan tidak memihak kepada peserta atau badan-badan tertentu yang memiliki keberpihakan,”katanya.[mp]

 

 

 

Berita Terkait
error: Konten ini terlindungi.