Bupati Sanjaya Hadiri Piodalan Ageng Bhatara Turun Kabeh Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan

iodalan Ageng Bhatara Turun Kabeh Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Komitmen kuat untuk menjaga dan melestarikan tradisi, seni, adat, dan budaya masyarakat menjadi fokus utama Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dalam pembangunan Tabanan di semua sektor kehidupan.
Hal ini kembali terlihat melalui dukungan serta kehadirannya dalam upacara Ngupasaksi Puncak Odalan Ageng Bhatara Turun Kabeh di Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Padangan, Kecamatan Pupuan, yang jatuh pada Purnama Kedasa, Minggu (24/3).

Upacara yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali ini merupakan wujud dari gotong-royong masyarakat setempat dalam membangun upacara Dewa Yadnya. Dengan sumbangan swadaya dari krama sebesar 400 ribu rupiah per kepala keluarga, yang terdiri dari 630 KK, serta dukungan dan bantuan dari pemerintah, total biaya yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah, semua didasari oleh semangat tulus dan ikhlas dari krama.

Dalam sambutannya usai persembahyangan bersama, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Padangan yang tetap konsisten dalam menjaga tradisi upacara Ida Bhatara Turun Kabeh ini sebagai warisan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Meskipun telah melalui proses akulturasi yang panjang, tradisi adiluhung leluhur terdahulu tetap dipertahankan, menjadi salah satu perekat dalam masyarakat dan menunjukkan pentingnya kebersamaan.

“Kami sangat menghargai masyarakat Desa Padangan atas upaya mereka dalam mempertahankan tradisi Ida Bhatara Turun Kabeh ini, meskipun melalui proses akulturasi yang panjang. Ini menunjukkan kearifan lokal masa lalu tetap dijaga dengan baik oleh masyarakat Padangan, dan kami sangat mengaguminya,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tabanan yang telah berkomitmen untuk menjaga pelestarian tradisi, adat, agama, dan budaya yang ada. Dia berharap hal ini akan terus ditingkatkan di masa depan, sambil menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi dalam pembangunan untuk mewujudkan visi misi besar Kabupaten Tabanan, yaitu menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Dalam kesempatan yang sama, Bendesa Adat Padangan, mewakili krama, menyampaikan terima kasih kepada PJ. Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Bali, serta kepada Murdaning Jagat Tabanan beserta jajaran yang selalu mendukung kegiatan masyarakat. Dia juga mengungkapkan rasa syukur karena upacara tersebut dapat berjalan dengan lancar berkat dukungan dari semua pihak, terutama kebersamaan dari krama.

Tidak hanya dihadiri oleh Bupati Tabanan dan tokoh-tokoh masyarakat setempat, hadir pula perwakilan dari PJ. Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, serta jajaran OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Semua pihak hadir untuk menyaksikan dan mendukung upacara yang merupakan bagian penting dari warisan budaya Bali ini.[*mp]

Berita Terkait
error: Konten ini terlindungi.