BerandaTabananBupati Sanjaya Buka Paruman Agung Desa Adat Kota Tabanan

Bupati Sanjaya Buka Paruman Agung Desa Adat Kota Tabanan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Sebagai Bupati Tabanan sekaligus krama adat dan Penyegjeg Desa Adat Kota Tabanan,  I Komang Gede Sanjaya membuka Paruman Agung Pertama Desa Adat Kota Tabanan yang dilaksanakan di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Minggu (7/7). Acara ini menjadi momentum penting dalam pelestarian demokrasi berbasis kearifan lokal yang telah diwariskan dan dilestarikan hingga saat ini.

Sanjaya menyambut baik acara Paruman Agung ini sebagai wujud demokrasi yang paling ideal, berlandaskan kearifan lokal yang sudah diterapkan oleh orang Bali sejak zaman dahulu. Seperti Tri Kahyangan yang diwariskan melalui proses demokrasi oleh leluhur pada masa lalu, disungkemi oleh Bendesa Adat, dan terus direformasi serta bertransformasi hingga sekarang dengan tujuan utama melestarikan adat, agama, seni, dan budaya.

”Terkait dengan paruman puniki, titiang tentunya sangat mendukung segala proses yang akan dilaksanakan secara musyawarah mufakat dan akan menghormati apapun hasil yang akan disepakati. Titiang yakin, yang hadir di sini adalah orang-orang pilihan yang tidak perlu diragukan lagi komitmen dan dedikasinya nindihin Desa Adat Kota Tabanan,” ujar Bupati  Sanjaya.

Baca Juga:  Karya Agung Pura Dalem Bajera Libatkan 832 KK Krama Adat

Sanjaya juga berharap siapapun nantinya yang terpilih adalah mereka yang memiliki visi dan frekuensi selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan visi daerah, khususnya di bidang pelestarian adat dan budaya. Menurutnya, ke depannya, Desa Adat Kota Tabanan harus tumbuh menjadi desa adat modern tanpa kehilangan nilai-nilai kearifan lokalnya, serta mampu mengelola aset-asetnya untuk kemudahan bagi kramanya sendiri.

“Perlu juga titiang sampaikan, bahwa ke depan Desa Adat Kota Tabanan akan melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk mempermudah dan memberikan solusi bagi krama kita sendiri. Pembangunan krematorium, wantilan, pasraman, parkir, dan lain sebagainya adalah bentuk upaya nyata kita bersama menjadikan Desa Adat Kota Tabanan sebagai desa adat percontohan tidak hanya di Tabanan tetapi juga di Bali,” imbuhnya.

Bendesa Adat Kota Tabanan yang telah mengabdi selama 5 tahun, Gusti Ngurah Siwa Genta, mewakili krama adat Kota Tabanan, menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang terus memberikan bantuan baik fisik maupun non-fisik, sehingga meringankan beban masyarakat dalam membangun karya yadnya.

Baca Juga:  Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Posyandu 6 SPM Tabanan Beri Manfaat Nyata

Paruman Agung yang mengangkat tema “Nyamtam Kuru Karmatvam” memiliki makna “lakukanlah pekerjaan yang diberikan kepadamu karena melakukan perbuatan itu lebih baik sifatnya dari tidak melakukan apa-apa, bekerjalah sesuai dengan aturan.” Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada 24 banjar di Desa Adat Kota Tabanan terkait Perarem No. 2 Tahun 2024 tentang Tata Cara Ngadegang Bendesa, agar seluruh masyarakat mengetahui tata cara pemilihan Bendesa, sehingga Desa Adat Kota Tabanan menjadi lebih maju.

Acara ini dihadiri oleh para Pemangku, Tjokorda Anglurah Tabanan, Sekda, Jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat Tabanan, Bendesa Alit Majelis Desa Adat Kota Tabanan, Perbekel Dajan Peken, Delod Peken, dan Dauh Peken, Bendesa Adat Kota Tabanan, serta Prajuru Adat dan Kelihan Adat se-Desa Adat Kota Tabanan. Acara ini turut diikuti oleh 120 peserta dari masing-masing 24 Banjar Adat di Desa Adat Kota Tabanan.[*rls]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER