
TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menghadiri Uleman Upacara Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, pada Rabu (2/4). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Ngusaba Desa, dan Tawur Balik Sumpah Agung di Pura Desa, Desa Adat Wanasari, Tabanan.
Turut hadir dalam acara ini sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk anggota DPRD Bali, Wakil Bupati Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan, serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap pelestarian adat dan budaya di Bali.
Prosesi Pemelaspasan Kantor Desa dan rangkaian Upacara Dewa Yadnya ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Gubernur Giri Prasta dan Bupati Sanjaya. Mereka menyoroti semangat gotong-royong masyarakat dalam mewujudkan pembangunan, yang menjadi bukti kuatnya kearifan lokal di Kabupaten Tabanan.
Dalam sambutannya, Wagub Giri Prasta menyampaikan kebanggaannya terhadap masyarakat serta kepemimpinan Bupati Sanjaya. “Apa yang membuat saya bangga kepada masyarakat Tabanan, apalagi dengan Bupati selaku murdaning jagat Tabanan? Karena tiang mengetahui, sebelum Bapak Komang Gede Sanjaya menjadi Bupati dan dikala beliau menjabat, pendapatan asli daerah Kabupaten Tabanan naik 100 persen. Artinya, pemimpin itu berhasil,” ujarnya yang disambut antusias oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Giri Prasta mengajak masyarakat untuk terus melestarikan adat dan budaya. “Daerah kita boleh maju, namun dengan kemajuan daerah kita ini agar jangan sampai menggerus akar adat dan budaya kita. Itu yang titiang harapkan,” imbuhnya. Ia juga menekankan pentingnya tertib administrasi bagi Pemerintah Desa dan Desa Adat agar program pembangunan berjalan dengan baik dan berkesinambungan.
Senada dengan Wagub, Bupati Sanjaya juga menyampaikan rasa bangganya bisa berkontribusi dalam pembangunan yang di lakukan masyarakat. Ia mengapresiasi kehadiran Wagub Giri Prasta dan jajaran yang selalu memberikan manfaat positif bagi perkembangan Kabupaten Tabanan. “Di Kecamatan Kerambitan ada 29 Desa Adat, semua hadir, kompak hadir. Ada 15 Perbekel, semuanya juga hadir, luar biasa,” ungkap Sanjaya.
Bupati Sanjaya berharap sinergi antara pemerintah desa dan desa adat terus terjaga untuk membangun wilayah secara sekala dan niskala. Ia juga berharap Wagub Giri Prasta terus memberikan dukungan dan bantuan bagi seluruh desa dan desa adat di Tabanan. “Dalam mewujudkan pembangunan Tabanan menuju Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, kita tidak bisa sendiri. Maka dari itu, kita sangat perlu sinergi dan bantuan dari saudara-saudara kita,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ida Bagus Komang Wiraguna, Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Gedung Kantor Desa Kesiut, mewakili seluruh masyarakat menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Sanjaya, Wagub Giri Prasta, dan jajaran terkait atas bantuan serta dukungan mereka. “Mudah-mudahan bangunan Kantor Desa ini dapat di manfaatkan seluas-luasnya untuk melayani masyarakat desa Kesiut. Selanjutnya, besar harapan kami kepada Bupati untuk meresmikan gedung ini dan mohon kepada Bapak Wakil Gubernur menyertai,” pintanya.
Acara ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan tradisi dan budaya Bali di tengah kemajuan zaman.[*]