TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan berencana melakukan penataan besar-besaran di Terminal Pesiapan mulai tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada terminal tersebut, yang dikenal sebagai kawasan kumuh dan kurang tertata.
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Jumat (29/8), menegaskan bahwa revitalisasi Terminal Pesiapan merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Tabanan sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai gerbang masuk kota yang lebih representatif.
“Rencana ini sudah lama kami tunggu. Dengan penataan menyeluruh, kami ingin Terminal Pesiapan menjadi lebih indah, tertata, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Rencana revitalisasi akan mengubah fungsi terminal menjadi kawasan multifungsi, yakni tetap berfungsi sebagai terminal angkutan umum, sekaligus dikembangkan sebagai pusat perdagangan yang lebih terorganisir. Dalam perancangannya, Pemkab membagi kawasan menjadi beberapa zona khusus.
Di antaranya, akan ada area untuk pedagang barang hobi, seperti burung, ikan, dan batu akik. Bagian utara disiapkan untuk pedagang mobil, sedangkan bagian tengah akan difungsikan sebagai pasar senggol yang diharapkan mampu menggeliatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, bagian depan terminal tetap dipertahankan sebagai terminal angkutan umum agar fungsi utamanya tetap berjalan optimal.
Langkah revitalisasi ini semakin memungkinkan setelah Pemerintah Provinsi Bali resmi menghibahkan aset Terminal Pesiapan kepada Pemkab Tabanan. Proses penandatanganan SK hibah dilakukan pada Juni 2025, sehingga memberikan landasan hukum bagi Pemkab untuk mulai menata kawasan tersebut.
Bupati Sanjaya mengungkapkan, wacana penataan Terminal Pesiapan sebenarnya sudah muncul sejak 10 tahun lalu, namun baru bisa direalisasikan setelah adanya penyerahan aset dari provinsi.
“Dari legalitas hibah itu, Pemkab merancang penataan besar agar terminal tidak hanya multifungsi, tetapi juga nyaman, indah dilihat, serta mudah bagi masyarakat dalam mencari kebutuhan,” jelasnya.
Saat ini, konsep penataan masih dalam tahap perancangan, termasuk detail teknis dan kebutuhan anggaran. Pembangunan fisik direncanakan dimulai tahun 2026 setelah seluruh persiapan rampung.
Melalui revitalisasi ini, Pemkab Tabanan berharap Terminal Pesiapan benar-benar berubah wajah, tidak lagi dipandang sebagai kawasan kumuh, melainkan menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus simpul transportasi yang modern, tertata, dan membanggakan masyarakat Tabanan.
Saat ini, detail teknis dan kebutuhan anggaran untuk proyek ini masih dalam tahap perancangan. Meskipun demikian, komitmen Pemkab Tabanan sangat kuat untuk merealisasikan rencana ini.
Proyek ini akan dimulai pada tahun 2026 setelah seluruh persiapan matang.
Dengan penataan ini, Terminal Pesiapan diharapkan tidak hanya menjadi gerbang masuk kota yang indah dan terorganisir, tetapi juga menjadi pusat ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya, Terminal Pesiapan ke depannya menjadi tempat yang tertata, mudah untuk mencari kebutuhan, dan indah untuk dilihat,” tutup Bupati Sanjaya.
Revitalisasi ini menandai babak baru bagi Terminal Pesiapan, menjanjikan masa depan yang lebih cerah dan terorganisir bagi Kota Tabanan.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!