BerandaTabananDPRD Klungkung Studi Banding ke Perumda Sanjayaning Singasana, Siap Bangkitkan Produk Lokal

DPRD Klungkung Studi Banding ke Perumda Sanjayaning Singasana, Siap Bangkitkan Produk Lokal

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Komisi III DPRD Klungkung melakukan kunjungan studi banding ke Perumda Sanjayaning Singasana, Senin (2/3/2026). Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Klungkung Tjokorda Gede Agung bersama Ketua Komisi III Komang Sutama itu diterima langsung oleh Plt Dirut Perumda Sanjayaning Singasana I Nyoman Hari Sujana beserta jajaran di ruang rapat lantai II kantor Perumda.

Sebanyak 15 anggota Komisi III DPRD Klungkung hadir dalam kunjungan tersebut. Agenda utama adalah menggali informasi dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan perusahaan umum daerah (Perumda), khususnya dalam mendukung pengembangan produk lokal dan penguatan ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya, Plt Dirut Perumda Sanjayaning Singasana I Nyoman Hari Sujana menjelaskan peran strategis Perumda Sanjayaning Singasana di bawah arahan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Ia menekankan bahwa Perumda diarahkan menjadi perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Semangat yang kami jalankan sesuai arahan Pak KPM, bagaimana Perumda menjadi offtaker yang siap menampung hasil panen petani dan sekaligus menjadi holding company dalam mengkonsolidasikan bisnis, menyerap produk lokal serta meningkatkan kesejahteraan petani,” jelas Hari Sujana.

Ia menambahkan, salah satu progres yang tengah dijalankan adalah merangkul Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Tabanan untuk memperkuat sinergi bisnis. Dengan pola konsolidasi tersebut, Perumda diharapkan mampu memperluas jaringan distribusi sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Model holding company yang diterapkan memungkinkan Perumda tidak hanya bergerak sebagai entitas bisnis tunggal, tetapi menjadi payung bagi berbagai unit usaha strategis. Langkah ini dinilai efektif dalam memperkuat daya saing dan menjaga stabilitas usaha di tengah dinamika ekonomi.

Wakil Ketua DPRD Klungkung, Tjokorda Gede Agung, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran konkret tentang tata kelola Perumda yang profesional dan berkelanjutan. Ia mengaku terkesan dengan sistem manajemen serta visi bisnis yang dipaparkan jajaran Perumda Sanjayaning Singasana.

“Setelah mendapatkan pemaparan, rupanya kami tidak salah berkunjung ke sini. Perumdanya sangat profesional dan memiliki arah pengembangan yang jelas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Klungkung Komang Sutama bersama anggota lainnya, I Wayan Widiana dan Anak Agung Gde Sayang Suparta. Mereka menyebut Kabupaten Klungkung memiliki potensi produk lokal yang cukup besar, namun memerlukan inovasi dan kreativitas dalam pengelolaannya.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Tabanan Makin Terang, 73 Saksi Sudah Diperiksa

Beberapa produk unggulan Klungkung yang disebutkan antara lain kain tenun Cepuk, garam Kusamba, minyak VCO, ketela pohon, serta aneka kuliner khas daerah. Potensi tersebut dinilai dapat berkembang pesat apabila didukung manajemen Perumda yang kuat dan adaptif.

“Klungkung ingin menghidupkan kembali Perumda yang sempat mati suri agar bisa berkembang seperti daerah lain. Potensi kami cukup banyak, tinggal bagaimana inovasi dan kreativitas dalam pengembangannya,” ungkap mereka.

Komisi III DPRD Klungkung juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Perumda Sanjayaning Singasana, khususnya dalam pengembangan produk lokal dan strategi pemasaran. Kolaborasi antar daerah dinilai penting untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal di Bali.

Kegiatan studi banding berlangsung hangat dan penuh diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan terkait tata kelola keuangan, pola kemitraan dengan petani, hingga strategi ekspansi usaha dibahas secara terbuka. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata sebagai simbol kerja sama dan silaturahmi antar lembaga.[*]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER