BerandaTabananKodim Tabanan Targetkan 9 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Juli 2026

Kodim Tabanan Targetkan 9 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Juli 2026

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Komitmen memperkuat ekonomi desa melalui program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus dipercepat di Kabupaten Tabanan. Kodim 1619/Tabanan menargetkan pembangunan sembilan titik KDMP rampung dan siap beroperasi penuh pada akhir Juli 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung pemerataan pembangunan berbasis potensi lokal.

Komandan Kodim 1619/Tabanan, Letkol Inf Muhamad Arifianto, menegaskan percepatan pembangunan dilakukan agar manfaat koperasi segera dirasakan masyarakat. Menurutnya, koperasi desa tidak hanya menjadi tempat aktivitas ekonomi, tetapi juga diharapkan menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus penggerak usaha produktif di tingkat desa.

“Target kami akhir Juli sembilan titik selesai dan dapat beroperasi sepenuhnya sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Letkol Inf Muhamad Arifianto usai kegiatan Coffee Morning bersama insan media di Kabupaten Tabanan, Jumat (3/7/2026).

Dari sembilan lokasi yang menjadi target pembangunan tahap awal, tiga koperasi telah beroperasi dan mulai melayani kebutuhan masyarakat. Ketiga lokasi tersebut berada di Desa Petiga, Kecamatan Marga, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, serta Desa Penatahan, Kecamatan Penebel.

Sementara itu, enam titik lainnya masih berada dalam tahap pembangunan. Lokasinya tersebar di Desa Buruan, Desa Riang Gede, Desa Tengkudak, Desa Gunung Salak, Desa Buwit, dan Desa Kebon Padangan.

Kodim 1619/Tabanan memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai jadwal dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala. Koordinasi bersama pemerintah desa, kecamatan, serta instansi terkait terus dilakukan agar tidak terjadi hambatan berarti di lapangan.

Letkol Arifianto menjelaskan pembangunan sembilan koperasi tersebut hanyalah tahap awal. Sesuai program nasional, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih nantinya akan diperluas hingga mencakup seluruh desa di Kabupaten Tabanan.

Dengan jumlah 133 desa, Tabanan menjadi salah satu daerah yang diproyeksikan memiliki jaringan koperasi desa yang kuat sebagai penopang ekonomi masyarakat.

Menurutnya, setiap desa diharapkan memiliki pusat aktivitas ekonomi yang mampu melayani kebutuhan warga sekaligus menjadi ruang pemasaran berbagai produk unggulan desa.

“Kalau lahan sudah tersedia dan memenuhi syarat, pembangunan akan langsung kami proses sehingga target perluasan bisa berjalan bertahap,” jelasnya.

Meski mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, pembangunan KDMP masih menghadapi tantangan, terutama terkait penyediaan lahan.

Setiap koperasi membutuhkan lahan minimal 10 are. Sekitar 6 are digunakan untuk bangunan utama, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi fasilitas pendukung seperti area parkir, ruang bongkar muat, hingga akses kendaraan distribusi.

Di sejumlah desa, lahan memang tersedia, namun luasnya belum memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Di lapangan banyak tersedia lahan, tetapi ukurannya belum sesuai kebutuhan pembangunan koperasi,” ungkap Arifianto.

Karena itu, koordinasi dengan pemerintah desa terus dilakukan agar lokasi yang memenuhi syarat dapat segera dipersiapkan sehingga pembangunan tidak mengalami keterlambatan.

Selain pembangunan fisik, operasional KDMP juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui penyediaan berbagai fasilitas penunjang.

Baca Juga:  Tiga Fraksi DPRD Tabanan Setujui APBD 2027

Mulai dari rak penyimpanan barang, kendaraan operasional, hingga armada distribusi telah disiapkan untuk menunjang aktivitas koperasi setelah mulai beroperasi.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang kebutuhan pokok maupun produk lokal desa.

Tak hanya itu, pengelolaan koperasi juga akan mengutamakan pemberdayaan masyarakat setempat agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga desa.

Kodim 1619/Tabanan menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi berbasis desa.

Selain menjadi pusat perdagangan kebutuhan masyarakat, koperasi juga diharapkan menjadi wadah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemasaran hasil pertanian, serta mendorong lahirnya peluang usaha baru di pedesaan.

Dengan sistem pengelolaan yang profesional, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah dari tingkat desa.

“Kami optimistis program ini akan terus berkembang hingga seluruh desa di Kabupaten Tabanan memiliki Koperasi Desa Merah Putih sesuai dengan arah kebijakan pemerintah pusat,” tegas Letkol Arifianto.

Melalui percepatan pembangunan KDMP, Kabupaten Tabanan diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang sukses mengembangkan koperasi modern berbasis desa. Kehadiran koperasi ini bukan hanya menjadi sarana pelayanan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di masa depan.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER