TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan terus memperkuat budaya peduli lingkungan melalui program Jumat Bersih yang melibatkan petugas dan warga binaan. Kegiatan yang dilaksanakan di area blok hunian pada Jumat (7/3) tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh penghuni lapas.
Program ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi salah satu media pembinaan karakter bagi warga binaan. Melalui kegiatan gotong royong, Lapas Tabanan menanamkan nilai disiplin, kepedulian, tanggung jawab, dan kerja sama yang diharapkan menjadi bekal positif saat kembali ke masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, petugas dan warga binaan bekerja bersama membersihkan setiap sudut blok hunian. Kegiatan dimulai dengan merapikan perlengkapan kamar, membersihkan debu, menata barang-barang yang masih berserakan, hingga mengumpulkan dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Suasana kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan lingkungan secara menyeluruh sehingga area blok hunian menjadi lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk ditempati.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIB Tabanan, Nur Bagus Wahyudi, mengatakan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana pembinaan yang kondusif.
Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya berdampak pada kesehatan penghuni lapas, tetapi juga memberikan kenyamanan yang mendukung berbagai program pembinaan yang dijalankan setiap hari.
“Melalui kegiatan Jumat Bersih kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Lingkungan blok yang bersih akan menciptakan suasana yang lebih nyaman, sehat, sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan agar berjalan secara optimal,” ujar Nur Bagus Wahyudi.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga binaan dalam menjaga kebersihan diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat mereka menjalani masa pembinaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa kegiatan Jumat Bersih memiliki nilai lebih dari sekadar menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu metode pembinaan karakter yang mengajarkan pentingnya kepedulian sosial, disiplin, serta semangat gotong royong.
“Jumat Bersih bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun karakter. Melalui kebersamaan ini kami ingin menanamkan rasa memiliki terhadap lingkungan, memperkuat semangat gotong royong, serta membiasakan perilaku hidup bersih sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” ungkap Prawira.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya dilakukan melalui program pendidikan, pelatihan keterampilan, maupun pembinaan kepribadian, tetapi juga melalui pembiasaan aktivitas positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan membangun rutinitas menjaga kebersihan, warga binaan diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan sistem pemasyarakatan. Selain memberikan kenyamanan bagi penghuni, kebersihan juga berperan dalam menjaga kesehatan, mengurangi risiko penyebaran penyakit, serta menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi pelaksanaan berbagai program pembinaan.
Melalui kegiatan rutin seperti Jumat Bersih, Lapas Tabanan berupaya membangun budaya hidup bersih yang melibatkan seluruh unsur, baik petugas maupun warga binaan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang menekankan pembinaan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek keterampilan dan kepribadian, tetapi juga pembentukan kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana yang memiliki dampak besar terhadap perubahan perilaku.
Lapas Kelas IIB Tabanan berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program yang mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, aman, dan humanis.
Budaya peduli lingkungan yang terus ditanamkan diharapkan mampu memperkuat kualitas pembinaan sekaligus membentuk warga binaan yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.
Melalui konsistensi pelaksanaan Jumat Bersih, Lapas Tabanan optimistis dapat menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh penghuni sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











