BULELENG, MEDIAPELANGI.com – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra memimpin langsung penataan kawasan sempadan Pantai Singaraja sebagai langkah menciptakan lingkungan pesisir yang lebih tertata, bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan penataan yang dimulai pada Jumat (10/7/2026) itu diawali dengan pembongkaran bangunan di sepanjang sempadan Pantai Kelurahan Kampung Baru.
Penataan kawasan pesisir tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mengembalikan fungsi sempadan pantai sekaligus menghadirkan ruang publik yang representatif bagi warga dan wisatawan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna meninjau langsung proses pembongkaran bangunan yang selama ini berdiri di kawasan sempadan pantai.
Sebelum proses pembongkaran dilakukan, Pemerintah Kabupaten Buleleng terlebih dahulu mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang menempati kawasan sempadan pantai.
Melalui sosialisasi dan komunikasi yang intensif, sebanyak 49 kepala keluarga (KK) akhirnya bersedia secara sukarela memindahkan barang-barang mereka dari bangunan yang berdiri di kawasan tersebut.
Langkah ini dinilai menjadi bukti bahwa penataan kawasan dapat dilakukan tanpa menimbulkan konflik apabila pemerintah mengedepankan dialog dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Bupati Sutjidra memberikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah mendukung program penataan tersebut dengan menunjukkan sikap kooperatif demi kepentingan bersama.
Di sela-sela peninjauan, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menjelaskan bahwa proses pembongkaran bangunan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
Setelah seluruh bangunan selesai dibongkar, Pemerintah Kabupaten Buleleng akan melanjutkan penataan kawasan sempadan pantai agar menjadi ruang publik yang lebih nyaman dan tertata.
“Setelah ini kita akan lengkapi dengan ruang publik, jalur pedestrian, dan fasilitas yang mendukung aktivitas sosial maupun rekreasi masyarakat,” ujar Bupati Sutjidra.
Menurutnya, keberadaan ruang publik di kawasan pesisir akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik sebagai tempat bersantai, berolahraga, maupun mendukung aktivitas ekonomi berbasis pariwisata.
Bupati Sutjidra menambahkan bahwa sebelum penataan dilakukan, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga telah melaksanakan kegiatan pembersihan di kawasan Pantai Kampung Baru.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas lingkungan pesisir yang selama ini dinilai kurang tertata akibat keberadaan bangunan liar dan persoalan sampah.
Ia berharap setelah kawasan selesai ditata, masyarakat dapat ikut menjaga kebersihan sehingga kondisi pantai tetap bersih dan nyaman.
“Mereka sadar kalau bangunan ini kelihatan kumuh, sehingga mereka sendiri yang membersihkan barang-barangnya. Nanti kita sosialisasikan lagi melalui Dinas Lingkungan Hidup kepada industri tempe dan tahu terkait pengolahan limbahnya,” jelasnya.
Selain penataan fisik, pemerintah juga akan meningkatkan edukasi mengenai pengelolaan limbah agar kualitas lingkungan pesisir tetap terjaga.
Pemerintah Kabupaten Buleleng juga telah menyiapkan langkah antisipasi agar kawasan sempadan pantai yang telah ditata tidak kembali dipenuhi bangunan liar.
Untuk itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kepala lingkungan, pemerintah kelurahan, hingga pihak kecamatan agar ikut mengawasi kawasan tersebut.
Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga fungsi sempadan pantai sebagai kawasan lindung sekaligus ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan pengawasan bersama, pemerintah optimistis hasil penataan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Penataan sempadan Pantai Singaraja juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam meningkatkan daya tarik kawasan pesisir sebagai destinasi wisata.
Keberadaan jalur pedestrian, ruang terbuka publik, serta lingkungan yang bersih diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Selain memberikan manfaat ekonomi, kawasan pantai Singaraja yang tertata juga akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan pesisir.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan warga sekitar, kawasan sempadan Pantai Singaraja diharapkan menjadi wajah baru pesisir Buleleng yang bersih, tertata, sehat, dan nyaman untuk dinikmati bersama.
Program penataan ini sekaligus menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara pelestarian lingkungan, kepentingan masyarakat, dan pengembangan sektor pariwisata.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











