TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Semangat pembinaan atlet basket usia dini mewarnai pelaksanaan Tabanan Hustle 3×3 Vol 2 yang digelar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Tabanan di Lapangan Basket Alit Saputra, Tabanan. Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juli 2026, menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet-atlet basket muda dari berbagai daerah di Bali.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir menutup rangkaian kejuaraan pada Minggu (12/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sanjaya menyerahkan hadiah kepada para juara sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan kemampuan di bidang olahraga basket.
Turut hadir mendampingi Bupati, Ketua Perbasi Kabupaten Tabanan yang juga anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan, kepala perangkat daerah terkait, Camat Tabanan, Ketua KONI Tabanan, serta para atlet, pelatih, dan pendamping dari berbagai kabupaten dan kota di Bali.
Kejuaraan Tabanan Hustle 3×3 Vol 2 diikuti sebanyak 93 tim dari enam kabupaten dan kota di Bali, yaitu Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Buleleng, serta Kota Denpasar. Kompetisi mempertandingkan berbagai kelompok umur, mulai kategori U-8 campuran, U-10 campuran, U-12 putra dan putri, U-14, U-16, U-18, hingga kategori umum usia 18 sampai 35 tahun.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada Perbasi Kabupaten Tabanan beserta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan kejuaraan basket tersebut. Menurutnya, Tabanan Hustle bukan sekadar menjadi arena pertandingan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.
Ia menilai olahraga memiliki peran penting dalam membentuk sikap disiplin, sportivitas, tanggung jawab, kerja sama tim, serta memperluas persahabatan antargenerasi muda dari berbagai daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter dan lahirnya atlet-atlet basket yang membanggakan,” ujar Sanjaya.
Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berprestasi.
Menurutnya, pembangunan olahraga menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan generasi muda Tabanan yang memiliki kesehatan jasmani, ketangguhan mental, serta mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Ia berharap Tabanan Hustle dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun dengan jumlah peserta yang semakin meningkat. Semakin banyak kompetisi yang digelar, kata Sanjaya, maka semakin besar pula peluang munculnya bibit-bibit atlet basket berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tabanan maupun Provinsi Bali.
“Ke depan kegiatan seperti ini harus terus diperbanyak agar semakin banyak bibit atlet yang muncul. Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga Tabanan Hustle terus menjadi inspirasi dalam memajukan olahraga basket di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Tabanan Hustle 3×3 Vol 2, Ivana Bunga Wahyuni, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan yang selama ini memberikan perhatian besar terhadap pembinaan olahraga basket.
Menurutnya, dukungan Bupati Tabanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong berkembangnya olahraga basket sekaligus memberikan ruang bagi kreativitas dan prestasi generasi muda.
Ivana menjelaskan, penyelenggaraan tahun ini mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat. Sebanyak 93 tim dari hampir seluruh kabupaten dan kota di Bali ambil bagian dalam kompetisi, menunjukkan semakin tingginya minat terhadap olahraga basket, khususnya nomor 3×3.
Ia berharap kejuaraan Tabanan Hustle dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan mampu melahirkan atlet-atlet basket berkualitas yang nantinya dapat memperkuat Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, bahkan Indonesia pada berbagai ajang olahraga.
Melalui penyelenggaraan kompetisi usia dini secara berkelanjutan, diharapkan proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah sehingga mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki karakter disiplin, sportivitas, dan semangat juang yang tinggi.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











