Kecelakaan Truk Box Vs Pick Up di Gilimanuk, Kernet Patah Tulang

– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur simpang tugu Cekik tepatnya di depan kantor TNBB pada KM 125-126, Kabupaten Jembrana Bali, Kamis (8/4/2021) malam.

JEMBRANA, MEDIAPELANGI.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur simpang  tugu Cekik tepatnya di depan kantor TNBB pada KM 125-126, Kabupaten Jembrana Bali, Kamis (8/4/2021) malam.

Kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan truck box dengan mobil pickup. Lakalantas tersebut mengakibatkan seorang terluka hingga patah tulang.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Dewa Gede Ariana mengatakan, kendaraan yang terlibat truk box nopol B 9821 FCF, yang dikemudikan Apriyanus Nino Soni (32) warga Bojonegoro, Jawa Timur.

Dan kendaraan pickup nopol P 8842 VE yang dikemudikan Kukuh Hariyanto (42) warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Akibat kejadian kernet dari mobil pikap mengalami patah tulang. “Kejadiannya kemarin malam satu korban mengalami patah tulang,”ungkapnya, Jumat (9/4/2021).

Lanjut AKP Ariana kejadian laka lantas bermula kendaraan truk box melaju dari arah Denpasar menuju pelabuhan Gilimanuk.

Setibanya di TKP dikarenakan kendaraan di depan nya berhenti mendadak, sehingga kendaraan box mengerem dan oleng ke kanan mengambil jalur kanan kemudian datang kendaraan pickup dari arah pelabuhan menuju Denpasar sehingga kendaraan box menabrak kendaraan pickup.

Kendaraan pickup mengalami kerusakan pecah lampu depan bagian kanan, rusak pada bagian kanan depan, dan truk box mengalami kerusakan pada bagian depan dan samping kiri serta kaca depan pecah,”ungkapnya.

Damiyanus Manue K (41) warga Gubeng, Surabaya, mengalami luka pada kaki bagian kanan.

Kemudian Simon Petrus QE (43) warga asal Surabaya, mengalami luka lecet di kaki luka robek di kepala kiri, patah tulang, dan bahu kiri memar di paru-paru  bagian organ dalam.

Sedangkan sang sopir Apriyanus Nino Soni (31) mengalami luka lecet di wajah dan tangan serta kaki.

“Kerugian materil akibat kejadian ini diperkirakan Rp 12 juta,”pungkasnya.(mp)

Berita Terkait
error: Konten ini terlindungi.