TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Jumat (6/2). Rakor ini diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat struktural dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.
Tercatat sebanyak 567 ASN hadir dalam kegiatan tersebut. Rakor digelar dengan tujuan untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah di tahun 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi forum konsolidasi awal pemerintahan daerah dalam mengawali agenda kerja tahun berjalan.
Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh ASN atas kinerja yang telah ditunjukkan selama setahun terakhir. Ia menilai berbagai capaian dan prestasi yang diraih Pemerintah Kabupaten Tabanan merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran ASN dan menjadi indikator penilaian lembaga negara terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Dalam setahun menjabat, torehan prestasi sudah sangat luar biasa. Namun saya tegaskan, perjuangan ini belum selesai,” tegas Sanjaya di hadapan peserta Rakor. Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan publik.
Rakor ini juga dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah, para Asisten, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kehadiran seluruh pimpinan perangkat daerah tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dan soliditas birokrasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Untuk meningkatkan kinerja ke depan, Sanjaya mengajak seluruh pejabat struktural dan fungsional agar tetap fokus mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tabanan. Ia menegaskan bahwa visi pembangunan daerah masih linear dengan visi Pemerintah Provinsi Bali, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang diimplementasikan di Kabupaten Tabanan melalui konsep Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
Menurut Sanjaya, visi tersebut mencakup berbagai unsur dan pola pembangunan yang saling bersinergi. Beberapa capaian yang telah diraih, seperti perubahan wajah kota dan penataan ruang publik yang mulai menampilkan identitas khas Tabanan, dinilainya sudah menunjukkan hasil positif. Namun demikian, ia menekankan masih banyak capaian yang perlu terus ditingkatkan.
Sanjaya juga menegaskan pentingnya komitmen ASN terhadap lima bidang prioritas RPJMD Semesta Berencana sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025. Bidang prioritas tersebut meliputi sektor pangan, pendidikan, dan kesehatan yang telah menunjukkan tren positif, ditandai dengan meningkatnya indeks ketahanan pangan, indeks pendidikan, serta usia harapan hidup masyarakat.
Selain itu, capaian di bidang jaminan sosial juga menjadi perhatian. Sanjaya menyebutkan, kepesertaan BPJS Kesehatan (UHC) di Kabupaten Tabanan telah mencapai 98,61 persen, disertai dengan meningkatnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, termasuk pemberian bantuan iuran bagi lebih dari 6.600 tenaga kerja rentan. Upaya pelestarian adat, seni, dan budaya juga terus dilakukan secara berkelanjutan.
Ke depan, Sanjaya menegaskan sektor pariwisata akan terus dioptimalkan sebagai penggerak ekonomi daerah. Di sisi lain, ia juga menyoroti sejumlah persoalan mendesak yang harus segera ditangani, seperti optimalisasi aset daerah, tata kelola persampahan, serta infrastruktur pertanian. Ia pun mengingatkan seluruh 10.532 pegawai Pemkab Tabanan agar tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya juga membacakan Surat Keputusan Bupati terkait pembagian tugas dan kewenangan guna menguatkan koordinasi antarperangkat daerah. “Yang bagus dipertahankan, yang setengah bagus ditingkatkan, dan yang tidak baik dibenahi, sehingga prestasi yang sudah diraih bisa terus dipertahankan,” tegasnya.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menyampaikan bahwa arahan yang disampaikan Bupati sangat komprehensif, khususnya terkait peningkatan disiplin ASN demi perbaikan kinerja ke depan. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang intensif dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah I Gede Susila menambahkan bahwa capaian kinerja Pemkab Tabanan sepanjang 2025 tidak terlepas dari arahan dan disiplin tinggi yang diterapkan Bupati. Ia menyebutkan, pada akhir 2025 Pemkab Tabanan berhasil meraih peringkat keempat MCP KPK serta kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya. Ia menegaskan, pada tahun 2026 seluruh jajaran akan fokus menerjemahkan kebijakan Bupati Tabanan secara konsisten dan terukur.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











