BerandaBulelengWagub Giri Prasta Tinjau Banjir Bandang Buleleng

Wagub Giri Prasta Tinjau Banjir Bandang Buleleng

BULELENG, MEDIAPELANGI.com  – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta meninjau langsung lokasi banjir bandang yang melanda Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Rabu (11/3) pagi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

Dalam peninjauan tersebut, Giri Prasta didampingi oleh Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta sejumlah pejabat terkait. Ia juga didampingi oleh istrinya, Seniasih Giri Prasta.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah SD Negeri 5 Banjar yang mengalami kerusakan cukup serius akibat terjangan banjir bandang. Air bah yang datang secara tiba-tiba tidak hanya merusak bangunan sekolah, tetapi juga menyebabkan sejumlah siswa kehilangan perlengkapan belajar mereka.

Dalam kesempatan itu, Giri Prasta bertemu langsung dengan para siswa dan guru yang terdampak bencana. Ia menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang terjadi serta memberikan dukungan moril kepada para siswa agar tetap semangat belajar meski sedang menghadapi situasi sulit.

Sebagai bentuk kepedulian, mantan Bupati Badung dua periode tersebut juga memberikan bantuan secara pribadi kepada para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp800 ribu diberikan kepada masing-masing siswa terdampak untuk membantu mereka membeli kembali kebutuhan sekolah yang hilang akibat banjir.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah air bah ini. Harapan kami, korban yang masih dalam proses pencarian dapat segera ditemukan dan langkah-langkah pemulihan dapat berjalan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh pihak terkait,” ujar Giri Prasta.

Baca Juga:  Peduli Antrean BBM di Tabanan, Asta Dharma Bagikan Air Mineral kepada Pengendara

Selain meninjau fasilitas pendidikan, Giri Prasta juga mengecek langsung kondisi permukiman warga yang terdampak paling parah akibat banjir bandang tersebut. Berdasarkan data sementara, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat bahkan hancur total akibat terjangan air bah.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan, pemerintah tengah menyiapkan langkah penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) sekaligus solusi relokasi bagi warga yang terdampak paling parah.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta Balai Wilayah Sungai Bali–Penida.

“Terkait rumah warga yang terdampak, terdapat empat kepala keluarga yang rumahnya rusak berat, bahkan ada yang hancur total. Kami berupaya mencarikan solusi melalui relokasi ke lokasi yang lebih aman agar ke depan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Setelah meninjau lokasi bencana, Giri Prasta juga menyempatkan diri untuk melayat ke rumah duka korban banjir bandang. Tiga korban yang hanyut dalam peristiwa tersebut diketahui merupakan satu keluarga.

Korban yang meninggal dunia adalah Komang Suci (44) bersama dua anaknya, yakni Putu Wini (17) dan Kadek Wahyu (12). Namun hingga saat ini, salah satu korban yaitu Putu Wini masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Baca Juga:  Wabup Buleleng Ajak Pemuda Maknai Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Sebagai bentuk empati, Giri Prasta menyerahkan punia atau bantuan kepada keluarga korban sebesar Rp50 juta.

Ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tengah berduka akibat kehilangan orang-orang tercinta dalam bencana tersebut.

Giri Prasta juga menyampaikan harapannya agar proses pencarian korban yang masih hilang dapat segera membuahkan hasil. Hingga saat ini, tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah masih terus melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait akan terus berupaya memberikan penanganan terbaik bagi warga terdampak, mulai dari proses evakuasi, pencarian korban, hingga pemulihan pascabencana.

“Kami berharap seluruh proses penanganan bencana ini dapat berjalan dengan baik dan masyarakat yang terdampak bisa segera bangkit kembali,” pungkasnya.

Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta tim penanggulangan bencana, diharapkan proses pemulihan di wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Buleleng dapat segera terlaksana sehingga kehidupan masyarakat kembali normal.[*]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER