BerandaTabananKoper Pink Misterius Gegerkan Tabanan, Gegana Brimob Turun Tangan

Koper Pink Misterius Gegerkan Tabanan, Gegana Brimob Turun Tangan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Suasana di Banjar Batanpoh, Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, mendadak gempar setelah sebuah koper berwarna pink ditemukan tergeletak di pinggir jalan tepat di depan SD Negeri 1 Pandak Gede, Selasa (7/7/2026).

Penemuan koper tanpa pemilik tersebut sempat memicu kekhawatiran warga hingga aparat kepolisian menurunkan Tim Gegana Satbrimob Polda Bali untuk melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh.

Beruntung, setelah melalui prosedur penanganan benda mencurigakan menggunakan peralatan khusus, koper tersebut dipastikan dalam kondisi aman dan tidak berisi benda berbahaya.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena lokasi penemuan berada di kawasan sekolah dasar yang setiap hari ramai dilalui warga maupun pelajar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, koper misterius itu pertama kali diketahui berada di bawah pohon di sebelah barat SD Negeri 1 Pandak Gede.

Keberadaan koper tersebut semula dianggap sebagai milik salah seorang warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.

Namun hingga beberapa jam berlalu, koper itu tetap tidak diambil oleh siapa pun sehingga menimbulkan kecurigaan.

Kepala Wilayah Banjar Batanpoh, DW Bagus Dicky Prakrisna (45), kemudian menerima laporan dari warga terkait benda mencurigakan tersebut dan segera meneruskannya kepada Polsek Kediri.

Salah seorang saksi mengaku sempat melihat seorang pria membawa koper tersebut beberapa jam sebelum ditemukan terlantar.

Menurut keterangannya, sekitar pukul 12.00 WITA ia baru pulang dari Kota Tabanan usai berbelanja.

Saat melintas di wilayah Banjar Batanpoh, ia melihat seorang laki-laki bertubuh kurus mengenakan pakaian hitam sedang menarik koper berwarna pink dari arah utara menuju selatan atau ke arah kawasan Tanah Lot.

Baca Juga:  Jelang PKS Berakhir, Tanah Lot Tetap Aman dan Kondusif

“Saya hanya melihat sekilas. Saya tidak sempat melihat wajahnya dengan jelas karena sedang berkendara,” ungkapnya kepada petugas.

Keterangan tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk awal yang didalami aparat kepolisian.

Saksi lainnya, Putu Suardika (60) yang merupakan penjaga SD Negeri 1 Pandak Gede, menjelaskan dirinya pertama kali melihat koper tersebut sekitar pukul 12.00 WITA.

Saat itu ia sedang membuka pintu gerbang sekolah karena ada pedagang kantin yang mengantar barang dagangan.

Ia melihat koper pink berada di bawah pohon dekat sekolah.

Karena di depan sekolah saat itu terdapat pembeli bakso, ia mengira koper tersebut milik salah satu pengunjung sehingga tidak terlalu menghiraukannya.

Namun ketika kembali ke sekolah sekitar pukul 15.00 WITA, koper tersebut masih berada di lokasi semula tanpa ada seorang pun yang mengambilnya.

Merasa ada yang tidak biasa, Putu Suardika segera melaporkan temuannya kepada Kepala Wilayah Banjar Batanpoh.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Kediri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan.

Petugas memasang garis pengaman dan meminta masyarakat tidak mendekati koper guna mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya.

Selain mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga melakukan sterilisasi di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan Satuan Gegana Satbrimob Polda Bali.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar penanganan benda mencurigakan demi menjaga keselamatan masyarakat.

Baca Juga:  Vaksinasi Rabies Tabanan Sasar 353 Hewan, 225 Berhasil Divaksin

Sekitar pukul 19.10 WITA, Tim Gegana Satbrimob Polda Bali sekitar 10 personel tiba di lokasi.

Tim Jibom (Penjinak Bom) kemudian melakukan pemeriksaan menggunakan sejumlah peralatan khusus, di antaranya X-Ray NOVO, EOD Bomb Suit, serta hand metal detector untuk memastikan isi koper tanpa harus membukanya secara langsung.

Pemeriksaan berlangsung dengan pengamanan ketat dan disaksikan aparat kepolisian serta warga dari jarak aman.

Setelah melalui proses pemeriksaan menyeluruh, Tim Gegana memastikan koper tersebut tidak mengandung bahan peledak maupun benda berbahaya lainnya.

Hasil pemindaian menunjukkan koper dalam kondisi kosong sehingga situasi dinyatakan aman.

Kapolsek Kediri Kompol Putu Budiawan membenarkan adanya penemuan koper mencurigakan tersebut.

Ia mengapresiasi kewaspadaan masyarakat yang segera melapor kepada aparat sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap barang-barang yang ditinggalkan tanpa pemilik. Jika menemukan benda mencurigakan, jangan disentuh atau dipindahkan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya saat di konfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemilik koper tersebut serta alasan benda itu ditinggalkan di depan SD Negeri 1 Pandak Gede.

Meski hasil pemeriksaan memastikan koper dalam kondisi kosong, kepolisian menegaskan bahwa langkah pengamanan tetap harus dilakukan secara maksimal sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi ancaman keamanan di ruang publik.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER