TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Semangat kebersamaan komunitas otomotif se-Bali mewarnai Kabupaten Tabanan melalui Touring Motor TOMBAK (Touring Motor Batur Agung Kerambitan) yang berkolaborasi dengan Bali Willys Club, Minggu (23/8/2026).
Sebanyak 170 peserta mengikuti touring yang dipusatkan di Puri Gede Kerambitan tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi komunitas otomotif, kegiatan ini juga menjadi momentum penggalangan dana untuk mendukung Ngenteg Linggih ring Kahyangan Batur.
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Turut hadir Ida Anglurah Puri Agung Kerambitan, Semeton Puri Agung Kerambitan, Asisten Setda Kabupaten Tabanan, pimpinan perangkat daerah terkait, serta para peserta touring.
Rute touring dimulai dari Puri Gede Kerambitan, kemudian peserta bergerak menuju Tambawaras, Belimbing, Selemadeg, dan kembali finis di Puri Gede Kerambitan.
Bagi para peserta, touring tidak hanya menjadi kegiatan untuk menyalurkan hobi otomotif.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertemu dan mempererat hubungan antarkomunitas otomotif dari berbagai daerah di Bali.
Bupati Sanjaya mengapresiasi kegiatan tersebut karena membawa nilai sosial di tengah semangat kebersamaan komunitas.
“Menyangkut touring ini agar bisa dilaksanakan terus lebih baik, lebih bagus dan lebih meriah lagi ke depannya. Pertama tiang hadir hari ini juga dalam rangka menyambut Hari Raya Kemerdekaan Republik Indonesia, jadi titiang support kegiatan ini, apalagi ada juga penggalian dana,” ujar Sanjaya.
Menurutnya, kegiatan komunitas yang dikemas secara positif dapat menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan manfaat kepada masyarakat.
Bupati Sanjaya juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan membuka ruang bagi komunitas dari berbagai daerah untuk menjadikan Tabanan sebagai lokasi berkumpul dan melaksanakan kegiatan.
Menurutnya, aktivitas komunitas dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan tanpa melihat latar belakang masyarakat.
“Kalau titik kumpul di sinilah kita berkumpul dalam satu gerakan, satu dasar, satu silaturahmi, satu semangat. Kita berkumpul dari manapun, karena kalau sudah berkumpul kita tidak mengenal lagi perbedaan suku, ras, agama, tidak lagi melihat jabatan,” katanya.
Semangat tersebut dinilai sejalan dengan nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Bali.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan kegiatan sosial, Touring TOMBAK juga dinilai memiliki manfaat lain bagi Kabupaten Tabanan, terutama dalam memperkenalkan potensi daerah.
Peserta touring melewati sejumlah kawasan di Tabanan sehingga secara tidak langsung dapat melihat potensi alam, budaya dan kehidupan masyarakat di sepanjang perjalanan.
Bupati Sanjaya mengatakan kegiatan seperti touring, festival maupun kegiatan komunitas dapat menjadi media promosi daerah.
“Kalau tidak pernah kita perkenalkan melalui kegiatan touring, festival atau apapun, orang tidak akan pernah tahu Tabanan ini. Sekarang saatnya mari kita sebagai masyarakat Tabanan jengah. Mari kita tunjukkan, jele melah gumi gelah, jele melah nyame gelah. Mari bangga sebagai orang Tabanan,” tegasnya.
Ia menilai Tabanan memiliki banyak potensi yang perlu diperkenalkan secara lebih luas melalui berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen mendukung berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat.
Kegiatan komunitas yang menjadikan Tabanan sebagai titik kumpul diharapkan tidak hanya memberikan ruang rekreasi dan silaturahmi, tetapi juga membawa dampak terhadap perekonomian daerah.
Semakin banyak komunitas yang datang dan menggelar kegiatan di Tabanan, semakin besar pula peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi.
Pergerakan peserta dan pengunjung dapat memberikan dampak terhadap sektor kuliner, perdagangan, jasa, UMKM, hingga pariwisata lokal.
Karena itu, pemerintah daerah melihat kegiatan komunitas sebagai bagian dari potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkenalkan Tabanan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Touring TOMBAK bersama Bali Willys Club akhirnya tidak hanya menjadi perjalanan komunitas otomotif. Kehadiran 170 peserta, semangat silaturahmi dan penggalangan dana untuk Ngenteg Linggih ring Kahyangan Batur membuat kegiatan tersebut memiliki nilai sosial sekaligus promosi daerah.
Melalui kegiatan seperti ini, Tabanan semakin terbuka sebagai ruang pertemuan komunitas sekaligus destinasi kegiatan yang mampu mempertemukan otomotif, budaya, solidaritas sosial dan ekonomi masyarakat.[*rls]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











