BerandaTabananPEKEN Jasindo 2026 di Tabanan Dorong UMKM Lokal Tumbuh

PEKEN Jasindo 2026 di Tabanan Dorong UMKM Lokal Tumbuh

TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Hari UMKM Nasional, Asuransi Jasindo menghadirkan PEKEN Jasindo 2026 di Garuda Wisnu Singasana (GWS), Taman Bung Karno, Tabanan, Bali, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Asuransi Jasindo dalam mendukung pertumbuhan dan pemberdayaan UMKM lokal Tabanan dan Bali. PEKEN Jasindo mempertemukan pelaku UMKM, pemerintah, komunitas, serta masyarakat dalam satu ruang kolaborasi.

Tidak sekadar menjadi ajang bazar, PEKEN Jasindo 2026 dirancang sebagai wadah promosi, transaksi, edukasi, jejaring usaha hingga perlindungan bagi pelaku UMKM.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan PEKEN Jasindo dihadirkan sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang bersama.
Menurutnya, pelaku usaha tidak hanya membutuhkan tempat untuk memasarkan produk, tetapi juga membutuhkan akses terhadap pengetahuan, jejaring dan perlindungan.

“Kami menghadirkan PEKEN Jasindo sebagai ruang untuk tumbuh bersama. UMKM tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produknya, tetapi juga memperoleh akses terhadap jejaring, pengetahuan, dan perlindungan yang dapat mendukung keberlangsungan usahanya,” ujar Brellian.

Ia menambahkan, semakin kuat UMKM maka semakin besar pula dampaknya terhadap pemberdayaan masyarakat dan perekonomian nasional.
Ada Bazar, Business Matching hingga Doorprize
PEKEN Jasindo Tabanan 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti masyarakat.

Rangkaian kegiatan meliputi bazar UMKM, talkshow, workshop, business matching, networking, panggung hiburan dan budaya, lomba, kompetisi, permainan tradisional, fun activities, promo hingga doorprize.

Untuk mendorong transaksi, Asuransi Jasindo menyediakan 1.000 voucher pembelian serta 1.500 voucher hak undian doorprize bagi pengunjung dan komunitas yang hadir.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan interaksi antara pelaku UMKM dan masyarakat sekaligus memperluas pengenalan produk lokal kepada konsumen.
Dengan demikian, PEKEN Jasindo tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan produk UMKM dengan pasar.

Aspek edukasi juga menjadi bagian penting dalam PEKEN Jasindo 2026.
Salah satunya melalui talkshow bertema “Mulai dengan Benar, Jual Lebih Pintar, Tumbuh Lebih Besar” yang menghadirkan Mentor UMKM & Womenpreneur Bali, Kadek Wahyuni.
Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun fondasi usaha yang tepat, meningkatkan kemampuan pemasaran dan membaca peluang pengembangan bisnis secara lebih strategis.
Selain talkshow, Asuransi Jasindo berkolaborasi dengan Daur Tera menggelar workshop

Workshop tersebut memperkenalkan pemanfaatan kembali limbah sekaligus membuka perspektif baru mengenai potensi ekonomi dari bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai.
Pengolahan limbah menjadi produk bernilai juga menjadi bagian dari upaya mendorong praktik usaha yang lebih kreatif dan berkelanjutan.

Tidak hanya memberikan ruang promosi dan edukasi, Asuransi Jasindo juga menempatkan perlindungan risiko sebagai bagian penting dalam pengembangan UMKM.
Dalam PEKEN Jasindo 2026, Asuransi Jasindo menyediakan Asuransi Kecelakaan Diri dengan total nilai pertanggungan Rp800 juta untuk 40 pelaku UMKM lokal.
Perlindungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keselamatan peserta maupun penanggung jawab UMKM.

Menurut Jasindo, pertumbuhan usaha perlu diiringi kesadaran terhadap pengelolaan risiko. Pelaku usaha tidak hanya dituntut mampu meningkatkan penjualan, tetapi juga perlu memahami bagaimana melindungi usaha dan orang-orang yang berada di balik kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Sidang TPP Lapas Tabanan Bahas Hak Integrasi 6 Warga Binaan

Pemilihan Tabanan sebagai lokasi PEKEN Jasindo 2026 memiliki makna tersendiri.
Tabanan dinilai merepresentasikan kekayaan alam, sumber daya manusia dan kebudayaan Bali.

Sementara Taman Bung Karno menjadi ruang publik yang mempertemukan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga, sosial, budaya, lingkungan hingga kegiatan UMKM.
Kondisi tersebut menjadi dasar bagi terbangunnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, komunitas dan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, PEKEN Jasindo diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap terciptanya Tabanan yang lebih berdaya, sejahtera dan berkelanjutan.

Bagi Asuransi Jasindo, pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan promosi. Penguatan kapasitas, perluasan jaringan, inovasi produk serta perlindungan terhadap risiko juga menjadi bagian penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang.

“Dengan semangat tersebut, kami berharap UMKM Bali dapat terus tumbuh, naik kelas, menguatkan masyarakat, dan ikut menguatkan perekonomian bangsa,” kata Brellian.

PEKEN Jasindo 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan bazar. Program tersebut menghadirkan ekosistem yang mempertemukan UMKM, masyarakat, pemerintah, komunitas dan dunia usaha dalam satu ruang.

Melalui promosi produk, transaksi, edukasi, business matching, kreativitas pengolahan limbah serta perlindungan kecelakaan diri, Asuransi Jasindo berupaya mendorong UMKM lokal agar semakin kuat, inovatif dan memiliki daya saing.[*rls]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER