BerandaTabananLapas Tabanan Siapkan Panca Inovasi Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan Menuju WBBM 2026

Lapas Tabanan Siapkan Panca Inovasi Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan Menuju WBBM 2026

TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menyiapkan Panca Inovasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembinaan warga binaan. Perencanaan inovasi tersebut dibahas dalam kegiatan internalisasi yang digelar di Ruang Rapat Lapas Tabanan, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari resolusi menyongsong tahun 2026 dengan semangat pembaruan dan perbaikan berkelanjutan.

Rapat internal tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural eselon IV dan V, Dokter Lapas, serta perwakilan staf dari berbagai unit kerja. Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menghimpun ide, gagasan, serta masukan yang akan dirumuskan menjadi inovasi yang relevan, aplikatif, dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan di Lapas Tabanan.

Dalam arahannya, Kalapas Tabanan menekankan bahwa Panca Inovasi tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar pelayanan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pembinaan yang humanis, transparan, dan berintegritas. Menurutnya, inovasi harus mampu menjawab kebutuhan nyata pengguna layanan, baik masyarakat, keluarga warga binaan, maupun warga binaan itu sendiri.

Baca Juga:  1.501 Peserta Ramaikan Pelangi Tabanan Kite Festival 2026

“Panca inovasi ini bukan sekadar konsep di atas kertas. Inovasi harus bisa diterapkan, dirasakan manfaatnya, dan menjadi bagian dari budaya kerja kita. Kunci keberhasilannya terletak pada komitmen dan keterlibatan seluruh jajaran,” tegas Prawira Hadiwidjojo.

Ia menambahkan, penyusunan Panca Inovasi juga menjadi langkah penting dalam mempersiapkan Lapas Tabanan untuk kembali berkontestasi dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Setelah sebelumnya berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas Tabanan berkomitmen untuk terus meningkatkan standar tata kelola dan kualitas layanan publik.

“Kita sudah memiliki modal kuat dengan predikat WBK. Ke depan, tantangannya adalah menjaga konsistensi, meningkatkan kualitas, dan menghadirkan terobosan nyata agar Lapas Tabanan layak meraih WBBM,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Zona Integritas WBBM Lapas Tabanan, Agung Satyahardika, menyampaikan bahwa seluruh kelompok kerja siap mendukung dan mengawal implementasi inovasi secara berkelanjutan. Menurutnya, inovasi menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong perubahan mindset dan culture set aparatur pemasyarakatan.

“Seluruh tim WBBM siap berinovasi dan melakukan perbaikan berkelanjutan. Kami berkomitmen menjadikan setiap inovasi sebagai fondasi untuk mewujudkan Lapas Tabanan yang bersih, profesional, dan melayani,” ungkap Agung.

Dalam forum internalisasi tersebut, masing-masing peserta rapat juga diberikan kesempatan menyampaikan pandangan serta usulan inovasi sesuai bidang tugasnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa Panca Inovasi yang dirumuskan benar-benar lahir dari kebutuhan riil organisasi dan dapat diimplementasikan secara efektif.

Melalui perencanaan Panca Inovasi ini, Lapas Kelas IIB Tabanan berharap mampu menghadirkan pelayanan publik dan pembinaan yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen Lapas Tabanan dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER