BerandaTabananDiduga Hilang Kendali, Pengendara Beat Tewas Terjatuh ke Selokan

Diduga Hilang Kendali, Pengendara Beat Tewas Terjatuh ke Selokan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com  – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di wilayah Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Senin (2/3) sekitar pukul 08.00 Wita. Korban diketahui bernama Ida Ayu Kadek Ari (52), warga Banjar Dinas Karya Sari, Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Umum jurusan Antosari–Pupuan, tepatnya di Banjar Dinas Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan. Korban meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya hingga masuk ke selokan berair di pinggir jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 4785 GAE. Saat itu korban datang dari arah selatan, yakni dari Antosari, menuju ke arah utara, Pupuan.

Setibanya di lokasi kejadian perkara (TKP), korban memasuki tikungan landai ke kanan dari arah Antosari. Setelah melewati tikungan tersebut, jalan dalam kondisi lurus namun sedikit menanjak. Diduga pada saat melintasi jalur tersebut, korban tidak dapat menguasai laju kendaraannya.

Sepeda motor yang dikendarai korban kemudian melewati bahu jalan yang berumput. Kendaraan tersebut selanjutnya menabrak beton jalan milik warga yang berada di sisi jalan. Akibat benturan itu, korban bersama sepeda motornya terjatuh ke dalam selokan yang berisi air.

Korban dilaporkan dalam kondisi meninggal dunia dan terendam air di selokan tersebut. Sementara sepeda motor miliknya juga terjatuh di lokasi yang tidak jauh dari posisi korban. Peristiwa itu tidak langsung diketahui warga.

Sekitar 30 menit kemudian, warga yang melintas di jalur tersebut melihat adanya sepeda motor di dalam selokan dan menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Dua orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut yakni I Gusti Kade Rudiawan (39), warga Banjar Dinas Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, serta I Wayan Muliadi (58), yang juga berdomisili di Banjar Dinas Suradadi, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di jalur Antosari–Pupuan. Dari hasil pemeriksaan awal, pengendara diduga tidak dapat menguasai kendaraannya saat melintasi tikungan landai dan jalan yang sedikit menanjak hingga akhirnya keluar ke bahu jalan dan terjatuh ke selokan,” ujar AKP Berata.

Baca Juga:  22 dari 23 Paket Pengadaan Desa di Tabanan Dinilai Belum Memadai

Ia menambahkan, tidak ditemukan tanda-tanda keterlibatan kendaraan lain dalam peristiwa tersebut. “Ini murni kecelakaan tunggal. Saat ditemukan warga, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dari lokasi kejadian dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah mengamankan sepeda motor korban sebagai bagian dari proses penyelidikan.

AKP Berata sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut yang memiliki sejumlah tikungan dan kontur jalan yang bervariasi. “Kami mengingatkan para pengendara untuk selalu waspada, mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara,” tegasnya.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kejadian, meskipun dugaan awal mengarah pada faktor kurangnya penguasaan kendaraan saat melintas di lokasi kejadian.[ka]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER