BerandaTabananBunda Rai Dorong 832 Posyandu Tabanan Terapkan 6 SPM

Bunda Rai Dorong 832 Posyandu Tabanan Terapkan 6 SPM

TABANAN, MEDIAPELANGI.com  – Penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat terus didorong oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, menegaskan pentingnya optimalisasi program posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bunda Rai saat membuka kegiatan advokasi dan koordinasi pengelolaan posyandu dalam Rapat Tim Pembina Posyandu 6 SPM Bidang Kesehatan Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang berlangsung di Warung CS Bedha, Wanasara, Bongan, Tabanan, Kamis (12/3).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, jajaran kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Sekretaris Tim Pembina Posyandu, serta tim pembina posyandu dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutannya, Rai Wahyuni Sanjaya menekankan bahwa koordinasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan seluruh program posyandu berjalan efektif, terutama setelah adanya transformasi layanan posyandu yang kini tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

“Pertemuan ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan program posyandu. Melalui koordinasi dan sharing, berbagai permasalahan yang ada di lapangan bisa kita bahas dan carikan solusi bersama,” ujarnya.

Menurutnya, pertemuan koordinasi seperti ini tidak hanya dilakukan pada sektor kesehatan saja, namun ke depan juga akan diperluas pada bidang lain seperti pendidikan, pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), sosial, serta sektor lainnya.

Baca Juga:  Kejari Tabanan Musnahkan Barang Bukti 38 Perkara Inkrah

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh pihak yang terlibat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung penguatan posyandu berbasis enam SPM.

Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Bunda Rai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, sosialisasi, serta memberikan berbagai masukan kepada seluruh jajaran posyandu agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pembinaan dan sosialisasi agar program posyandu berbasis enam SPM ini dapat berjalan optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Khusus pada bidang kesehatan, Bunda Rai menilai berbagai program yang telah berjalan di Tabanan sudah cukup baik. Namun ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan masih harus terus ditingkatkan, terutama dalam upaya penanganan stunting yang hingga kini masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting karena berada paling dekat dengan masyarakat.

“Dalam penanganan stunting, posyandu merupakan garda terdepan. Karena itu kualitas kerja harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh kader posyandu untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui program Semara Ratih yang menitikberatkan pada upaya pencegahan stunting sejak dini.

Menurutnya, upaya pencegahan tersebut bahkan bisa dimulai sejak usia remaja agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dan kesiapan membangun keluarga yang sehat.

Baca Juga:  Tumpek Wayang, Bupati Tabanan Ajak Jaga Keharmonisan Sekala Niskala

Menjelang pelaksanaan lomba posyandu tingkat Provinsi Bali yang akan mengusung implementasi enam Standar Pelayanan Minimal, Bunda Rai juga mengajak seluruh jajaran dari tingkat kabupaten hingga desa untuk memperkuat kerja sama.

Ia berharap semangat dari semua tingkatan pemerintahan dapat bergerak bersama dalam mengimplementasikan program posyandu berbasis enam SPM di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.

“Saya berharap semangat dari provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa bisa menular sehingga gerak langkah kita sama,” tegasnya.

Saat ini, Kabupaten Tabanan memiliki total 832 posyandu yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan.

Bunda Rai berharap seluruh posyandu tersebut dapat segera mengimplementasikan program berbasis enam SPM secara optimal agar pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

“Dari total 832 posyandu di Tabanan, semuanya harus sudah mengimplementasikan program posyandu dengan enam SPM ini,” tandasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi, monitoring, serta pembinaan yang berkelanjutan agar program yang telah dirancang tidak hanya berhenti pada kebijakan atau surat keputusan semata.

Dengan implementasi yang baik di lapangan, ia berharap angka stunting di Kabupaten Tabanan dapat terus ditekan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber terkait penguatan implementasi posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal di Kabupaten Tabanan.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER