TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Program Gebyar Pemasangan Sambungan Rumah Air Minum dan Sambung Kembali Tahun 2026 yang digelar Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat. Sejak diluncurkan lebih dari dua bulan lalu, jumlah masyarakat yang mendaftar sebagai pelanggan baru maupun pelanggan lama yang kembali menggunakan layanan air bersih Perumda TAB terus mengalami peningkatan.
Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya memperoleh layanan air minum yang aman, berkualitas, dan layak konsumsi. Bahkan, tidak sedikit warga yang sebelumnya mengandalkan sumur bor kini memutuskan beralih menggunakan layanan air bersih dari Perumda TAB.
Kasubag Humas Perumda Tirta Amertha Buana (TAB), Putu Wahyu Untung Suardana, didampingi Plt. Kepala Bagian Langganan Putu Juniarta, Selasa (14/7/2026), menjelaskan bahwa peralihan masyarakat dari sumur bor ke layanan Perumda TAB dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Menurutnya, kualitas air sumur bor di sejumlah wilayah mulai mengalami penurunan sehingga tidak lagi memenuhi harapan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, penggunaan sumur bor juga membutuhkan biaya operasional yang relatif tinggi, mulai dari perawatan pompa, perbaikan instalasi, konsumsi listrik, hingga kewajiban perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Sebaliknya, layanan air bersih Perumda TAB dinilai lebih praktis, kualitas airnya terjamin, pasokan lebih stabil, serta memberikan kepastian pelayanan bagi kebutuhan rumah tangga,” jelas Putu Wahyu Untung Suardana.
Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum Gebyar Sambungan Rumah Air Minum Tahun 2026 karena selama masa program berlangsung tersedia berbagai keringanan biaya pemasangan sambungan baru maupun sambung kembali bagi pelanggan lama sesuai ketentuan yang berlaku.
Program tersebut ternyata tidak hanya menarik minat pelanggan baru, tetapi juga pelanggan lama yang sebelumnya berhenti berlangganan.
Data Perumda TAB menunjukkan bahwa selama dua bulan pelaksanaan program, sekitar 60 persen dari target 1.300 sambungan justru berasal dari pelanggan lama yang kembali menggunakan layanan air bersih Perumda TAB. Hingga pertengahan pelaksanaan program, tercatat sekitar 70 pelanggan lama telah melakukan penyambungan kembali, terutama di kawasan perumahan yang berada di Kecamatan Kediri, Tabanan, dan Kerambitan.
Kembalinya para pelanggan lama tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya rumah yang sebelumnya kosong kini kembali dihuni oleh pemiliknya. Selain itu, banyak masyarakat memilih meninggalkan penggunaan sumur bor karena kualitas air yang dinilai sudah tidak layak dikonsumsi.
Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, Perumda TAB juga terus melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut meliputi optimalisasi distribusi air bersih, percepatan penanganan gangguan layanan, peningkatan respons terhadap pengaduan pelanggan, pemeliharaan jaringan pipa secara berkala, penggantian pipa yang telah berusia tua, hingga pemantauan tekanan air pada jaringan distribusi agar pasokan tetap stabil.
Tidak hanya itu, Perumda TAB juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Untuk menjamin kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat, perusahaan secara rutin melakukan pengawasan melalui pengujian laboratorium. Langkah ini dilakukan guna memastikan air yang diterima pelanggan memenuhi standar kesehatan dan aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Di sisi lain, transformasi pelayanan berbasis digital juga terus dikembangkan. Melalui sistem pelayanan digital, masyarakat kini semakin mudah memperoleh informasi, mengajukan permohonan sambungan baru, memantau proses pemasangan, hingga menyampaikan pengaduan apabila terjadi gangguan layanan.
Seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Perumda Tirta Amertha Buana dalam mewujudkan pelayanan air minum yang memenuhi standar K4, yakni Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan, sehingga masyarakat Kabupaten Tabanan memperoleh layanan air bersih yang andal, sehat, dan berkelanjutan.
Perumda TAB mengingatkan bahwa Program Gebyar Sambungan Rumah Air Minum dan Sambung Kembali Tahun 2026 masih berlangsung hingga 31 Juli 2026, sedangkan batas akhir pembayaran diberikan sampai 31 Agustus 2026.
Adapun persyaratan untuk mengikuti program ini cukup mudah, yakni menyerahkan fotokopi KTP satu lembar, denah lokasi pemasangan, serta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp5.000.
Perumda TAB juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kualitas pelayanan air minum dengan segera melaporkan apabila menemukan kebocoran pipa, gangguan distribusi, maupun membutuhkan informasi terkait layanan air bersih. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pelayanan air minum yang berkualitas bagi seluruh warga Kabupaten Tabanan.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











