TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali melakukan penataan organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan, Kamis (13/8/2026). Pelantikan dipimpin langsung Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan dilaksanakan secara luring serta daring.
Pelantikan tersebut bertepatan dengan Wraspati Paing Wuku Tambir dan menjadi tindak lanjut hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) yang telah diumumkan pada 31 Juli 2026.
Sebanyak 55 ASN Tabanan dilantik dalam kesempatan tersebut. Mereka terdiri atas tiga pejabat JPT Pratama, 21 pejabat Administrator, dan 31 pejabat Pengawas.
Tiga pejabat yang mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama merupakan hasil seleksi terbuka yang dilakukan Pemkab Tabanan.
Ketiganya yakni I Made Surya Dharma sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan, I Dewa Putu Mahendra sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, serta I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, AP. sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tabanan.
Pengisian tiga jabatan strategis tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Tabanan memastikan organisasi perangkat daerah dipimpin pejabat yang memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai kebutuhan pemerintahan.
Selain pejabat JPT Pratama, Bupati Sanjaya juga melantik 21 pejabat Administrator sebagai bagian dari rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Tabanan.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain I Putu Adi Supraja yang sebelumnya menjabat Camat Kerambitan, Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi yang sebelumnya menjabat Sekretaris BRIDA Kabupaten Tabanan, serta I Gusti Ayu Satvika Subakti yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Mutasi dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kabupaten Tabanan.
Turut dilantik I Putu Chandra Pradana Giri yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Tabanan serta Anak Agung Ayu Kesuma Yuliantari yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Tabanan.
Selain pejabat JPT Pratama dan Administrator, 31 pejabat Pengawas juga dilantik pada kesempatan yang sama.
Penataan jabatan tersebut dilakukan untuk memperkuat organisasi pemerintahan sehingga pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Dalam sambutannya, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi merupakan hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan.
“Rotasi, mutasi dan promosi dalam pemerintahan adalah hal yang wajar. Ingatlah bahwa di balik setiap penempatan ASN pada jabatan ada kebutuhan organisasi, ada tanggung jawab, serta ada harapan masyarakat Tabanan yang harus dilayani,” tegas Sanjaya.
Menurutnya, pejabat yang baru dilantik harus segera memahami tugas dan tanggung jawab pada posisi masing-masing. Jabatan tidak boleh hanya dipandang sebagai posisi administratif, tetapi harus diwujudkan melalui hasil kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bupati Sanjaya meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera mengambil langkah strategis sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
“Segera ambil langkah-langkah strategis dan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi. Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Tabanan. Prestasi Anda dapat dilihat dari hasil kerja,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kerja kolaboratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Setiap perangkat daerah diminta tidak berjalan sendiri dengan membawa kepentingan sektoral.
“Kerja kolaboratif perlu terus dilakukan, jangan membawa ego sektoral. Harus responsif. Kita semua adalah pelayan masyarakat. Mari kita bekerja untuk masyarakat. Bekerjalah sesuai aturan, jangan keluar dari aturan,” tegasnya.
Menurut Sanjaya, sinergi antarperangkat daerah menjadi salah satu kunci agar berbagai program pemerintah dapat berjalan efektif. Kolaborasi juga diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan responsif.
Bupati Sanjaya mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik menjadikan momentum tersebut sebagai penguatan komitmen dalam menjalankan amanah.
Setiap jabatan, kata dia, harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, profesionalisme, dan pelayanan publik yang semakin baik.
“Jabatan bukan sekadar posisi, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab. Mari kita bersama-sama bekerja dengan penuh integritas, membangun sinergi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, mari kita wujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” ajak Sanjaya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan I Nyoman Sastera Wibawa mengatakan seluruh proses pelantikan ASN Tabanan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan ini telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017,” jelasnya.
Menurutnya, pengisian JPT Pratama dilakukan melalui seleksi terbuka, sedangkan rotasi dan mutasi jabatan Administrator serta Pengawas disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan ketentuan kepegawaian.
Penataan jabatan tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi sekaligus memastikan ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan kebutuhan perangkat daerah.
Dengan pelantikan 55 ASN Tabanan, Pemkab Tabanan berharap roda pemerintahan semakin dinamis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











