TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali melalui upacara yang digelar di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan, Jumat (14/8/2026). Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan mengusung tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” yang bermakna tulus ikhlas untuk kejayaan Bali.
Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Tabanan tersebut juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Sebanyak 55 anggota Paskibraka dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.
Upacara Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Kabupaten Tabanan dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa beserta Wakil Ketua I DPRD Tabanan, jajaran Forkopimda, Sekda Tabanan bersama Ketua DWP Tabanan, para Asisten Setda, kepala perangkat daerah dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Tabanan.
Turut hadir para camat se-Kabupaten Tabanan serta pimpinan instansi vertikal terkait. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk memperingati perjalanan pembangunan Provinsi Bali.
Dalam amanat Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Hari Jadi Provinsi Bali tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah terbentuknya Provinsi Bali.
Peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan Bali.
Tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” memiliki makna mendalam dalam perjalanan pembangunan Bali. Tema tersebut mengandung pesan agar setiap pengabdian, pelayanan dan karya dilakukan dengan ketulusan serta dilandasi integritas.
Semangat tulus ikhlas untuk kejayaan Bali juga mengajak seluruh masyarakat untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui gotong royong, persatuan, rasa tanggung jawab serta pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi Kabupaten Tabanan, semangat tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendukung visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.
Dalam amanat Gubernur Bali, pembangunan Bali tetap berpegang pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana dalam Bali Era Baru.
Visi tersebut menempatkan keseimbangan antara alam, manusia dan kebudayaan sebagai bagian penting pembangunan Bali. Pembangunan tidak hanya diarahkan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan adat serta budaya.
Capaian pembangunan Bali pada periode sebelumnya juga menjadi pijakan untuk melanjutkan berbagai program strategis. Arah pembangunan tersebut diharapkan mampu menjaga karakter Bali sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Momentum Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali juga menjadi bagian dari penguatan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.
Pembangunan jangka panjang Bali diarahkan melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan menjaga kekuatan alam, manusia dan kebudayaan. Konsep tersebut berlandaskan nilai kearifan lokal Sad Kerthi sebagai upaya menjaga keseimbangan kehidupan.
Pola pembangunan semesta berencana dilaksanakan secara terpola, menyeluruh, terarah, terencana dan terintegrasi dalam satu kesatuan wilayah Bali.
Semangat satu pulau, satu pola dan satu tata kelola menjadi bagian penting dalam menjaga agar pembangunan Bali tetap terarah. Dengan demikian, kemajuan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan, adat, budaya dan kehidupan sosial masyarakat.
Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat, terutama generasi muda, menjaga persatuan dan kebersamaan.
Generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan Bali. Karena itu, nilai gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, kecintaan terhadap budaya serta semangat persatuan perlu terus ditanamkan.
Masyarakat Bali juga diajak untuk tetap kompak, guyub dan solid menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Persatuan dinilai menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan Bali yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Sebanyak 55 anggota Paskibraka resmi dikukuhkan untuk bertugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pengukuhan Paskibraka menjadi momentum penting bagi para generasi muda yang dipercaya menjalankan tugas negara. Mereka diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi semangat nasionalisme.
Para anggota Paskibraka juga diharapkan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya dalam menerapkan kedisiplinan, kerja sama dan kecintaan terhadap bangsa.
Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Tabanan dengan tema “Suci Lascarya, Nusa Wijaya” akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan persatuan. Dengan gotong royong serta ketulusan, masyarakat Bali diharapkan terus bergerak bersama menjaga alam, manusia dan kebudayaan demi kejayaan Bali dan terwujudnya Bali Era Baru.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











