BerandaTabananTKD Disunat, Tabanan Kejar PAD: Piutang PBB-BPHTB hingga Investasi Dibidik

TKD Disunat, Tabanan Kejar PAD: Piutang PBB-BPHTB hingga Investasi Dibidik

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penyesuaian Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Sejumlah sumber pendapatan yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal kini mulai dipetakan untuk membantu menjaga kemampuan fiskal daerah.

Salah satu langkah yang ditempuh Pemkab Tabanan adalah mengoptimalkan penerimaan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Selain dua sektor tersebut, pemerintah daerah juga melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi pendapatan lain yang masih dapat dikembangkan.

Upaya tersebut menjadi penting karena ruang fiskal Kabupaten Tabanan menghadapi tekanan akibat penyesuaian transfer pemerintah pusat. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan dana transfer, tetapi mulai memperkuat sumber pendapatan yang berasal dari aktivitas ekonomi di daerah.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan masih terdapat sejumlah potensi pendapatan yang dapat dioptimalkan. Salah satunya berasal dari piutang PBB dan BPHTB.

Menurutnya, optimalisasi kedua sumber pendapatan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Tabanan dalam meningkatkan PAD tanpa harus semata-mata menciptakan sumber pungutan baru.

Pemerintah daerah kini perlu memastikan potensi pajak yang telah menjadi hak daerah dapat ditagih secara optimal. Pendataan, pemutakhiran objek pajak, serta penelusuran piutang menjadi bagian penting untuk meningkatkan realisasi penerimaan.

Langkah tersebut juga dapat dilakukan dengan memperkuat koordinasi antarlembaga serta memanfaatkan data pertanahan dan transaksi properti secara lebih baik.

Selain mengoptimalkan sektor pajak, Pemkab Tabanan juga mulai mendorong investasi yang sesuai dengan kebijakan dan regulasi daerah.

Sanjaya menyebut potensi investasi di Tabanan masih cukup besar. Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang pengembangan adalah pariwisata.

Baca Juga:  Irjen Dekananto Eko Purwono Jadi Kapolda Jatim, Ini Rekam Jejaknya

Investasi di sektor pariwisata diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap penerimaan daerah, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Kehadiran investasi baru dapat menciptakan lapangan pekerjaan, membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal, serta meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

“Potensinya banyak sebenarnya. Ada potensi investasi, lapangan pekerjaan, dan beberapa daerah yang masih bisa dikembangkan sebagai objek wisata,” ujar Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya usai rapat paripurna DPRD Tabanan, Jumat (14/8/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa strategi peningkatan PAD Tabanan tidak hanya diarahkan pada sektor pajak, tetapi juga melalui perluasan basis ekonomi daerah.

Pemkab Tabanan menegaskan pengembangan investasi tetap harus memperhatikan kebijakan dan regulasi yang berlaku. Hal tersebut penting agar investasi yang masuk memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan tata ruang, lingkungan, serta kepentingan masyarakat.

Dengan pemetaan yang lebih terarah, pemerintah dapat menentukan sektor dan wilayah yang memiliki prospek investasi sekaligus sesuai dengan karakter pembangunan Tabanan.

Sektor pariwisata menjadi salah satu pilihan karena memiliki keterkaitan dengan berbagai bidang lain, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, perdagangan, ekonomi kreatif hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Jika dikembangkan secara tepat, pertumbuhan investasi dapat memperluas aktivitas ekonomi dan pada akhirnya meningkatkan penerimaan daerah melalui pajak maupun retribusi.

Di sisi lain, Pemkab Tabanan juga menghadapi tekanan pada sisi belanja. Sanjaya mengungkapkan anggaran belanja daerah mengalami penurunan sekitar 30 persen, salah satunya karena pemerintah daerah harus menanggung beban gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kondisi tersebut membuat ruang fiskal pemerintah daerah menjadi semakin terbatas. Karena itu, peningkatan pendapatan harus dilakukan bersamaan dengan pengelolaan belanja secara lebih efektif dan efisien.

Baca Juga:  4 WNA Nigeria Diamankan di Tabanan, Bakal Dideportasi

Pemkab Tabanan tidak hanya dituntut mencari sumber pendapatan tambahan, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang tersedia diarahkan untuk program yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Meski menghadapi tekanan fiskal, Bupati Sanjaya menyebut masih terdapat waktu untuk melakukan optimalisasi pendapatan. Berdasarkan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pemerintah masih memiliki ruang hingga November untuk melihat perkembangan pendapatan sekaligus melakukan harmonisasi anggaran.

“Masih ada ruang beberapa bulan. Kalau pendapatan bisa dioptimalkan, masih bisa dilakukan harmonisasi lagi,” jelas Sanjaya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kondisi keuangan daerah masih akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan realisasi pendapatan dan kebutuhan belanja.

Langkah Pemkab Tabanan membidik piutang PBB dan BPHTB serta mengembangkan investasi menjadi strategi yang cukup penting dalam menghadapi berkurangnya TKD. Optimalisasi PAD tidak cukup dilakukan melalui penagihan pajak, tetapi perlu diikuti dengan pengembangan sektor ekonomi baru.

Pariwisata, objek wisata potensial, investasi, UMKM, serta sektor ekonomi produktif lainnya dapat menjadi basis perluasan pendapatan daerah apabila dikelola secara terukur.

Dengan kondisi fiskal yang semakin menantang, Tabanan membutuhkan strategi pendapatan yang berkelanjutan. Penagihan piutang PBB dan BPHTB dapat menjadi langkah jangka pendek, sementara investasi dan pengembangan pariwisata menjadi strategi jangka menengah dan panjang.

Pemkab Tabanan kini memiliki waktu hingga November untuk melihat sejauh mana optimalisasi pendapatan mampu memperkuat ruang fiskal. Hasilnya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan harmonisasi anggaran agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER