
TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika (Mulyadi-Ardika), mengusulkan program unggulan “Satu Desa Satu Dokter” sebagai solusi untuk meningkatkan akses masyarakat pedesaan terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Program”Satu Desa Satu Dokter” ini bertujuan untuk menghadirkan dokter di setiap desa guna memberikan layanan kesehatan dasar secara lebih merata. I Nyoman Ardika, yang akrab disapa Sengap, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memperbaiki akses kesehatan tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Tabanan secara menyeluruh.
Warga desa tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan atau pengobatan.
Dokter desa akan memberikan edukasi kesehatan, imunisasi, dan deteksi dini untuk mencegah penyebaran penyakit menular.
Pelayanan antenatal, persalinan, dan postnatal yang aman akan tersedia untuk mendukung kesejahteraan ibu dan bayi.
Pemeriksaan rutin memungkinkan deteksi dini penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan kanker, sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih efektif.
Kesehatan yang baik akan berdampak positif pada produktivitas, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Selain memberikan layanan langsung kepada masyarakat, Ardika menekankan manfaat tambahan dari program ini. Dokter desa dapat merujuk pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi bila diperlukan.
Dokter yang bertugas di desa memperoleh pengalaman langsung dan dapat memberikan kontribusi besar kepada masyarakat.
Ardika menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan berupa peningkatan fasilitas kesehatan di desa, seperti puskesmas dan posyandu. Selain itu, dokter desa harus diberikan insentif yang memadai agar tetap termotivasi dalam menjalankan tugasnya.
“Program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan primer sebagai fondasi sistem kesehatan nasional,” ujar Ardika.
Meski menjadi salah satu program unggulan dalam kampanye Mulyadi-Ardika, Ardika menggarisbawahi bahwa keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.
“Dukungan pemerintah, masyarakat, dan tenaga kesehatan sangat penting untuk mewujudkan program ini,” tutupnya.
Melalui program “Satu Desa Satu Dokter,” pasangan Mulyadi-Ardika optimis dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tabanan, khususnya di wilayah pedesaan, sekaligus mendukung visi mereka menciptakan Tabanan yang lebih sehat maju dan sejahtera.[*]