BerandaBangliPemprov Bali Hadir Salurkan Bantuan Rumah di Kintamani dan Kursi Roda RS...

Pemprov Bali Hadir Salurkan Bantuan Rumah di Kintamani dan Kursi Roda RS Manah Shanti

BANGLI, MEDIAPELANGI.com — Menandai penutupan tahun 2025, Pemerintah Provinsi Bali kembali menunjukkan komitmen nyata dalam membantu krama kurang mampu melalui program Pemprov Bali Hadir. Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, turun langsung menyerahkan bantuan pembangunan rumah senilai Rp50 juta kepada satu keluarga kurang mampu di Banjar Surakarma, Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, Rabu (31/12/2025).

Pada hari yang sama, Sekda Dewa Indra juga menyerahkan bantuan berupa lima unit kursi roda kepada pasien yang dirawat di Rumah Sakit Manah Shanti Mahottama, Kabupaten Bangli. Seluruh bantuan tersebut merupakan punia yang dikumpulkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali sepanjang tahun 2025.

Melalui program Pemprov Bali Hadir, ASN Pemprov Bali secara konsisten menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini tidak hanya menjadi sarana berbagi, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Bali.

Salah satu penerima bantuan pembangunan rumah adalah I Nyoman Sukarta (58), warga Banjar Surakarma, Desa Kintamani. Selama ini, Sukarta bersama istri dan seorang anaknya yang masih duduk di bangku SMA tinggal di rumah sederhana yang dibangun di atas tanah milik desa, tepatnya di belakang Pasar Manik Liyu.

Dalam kesehariannya, Sukarta bekerja sebagai tenaga serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga, sang istri menerima jasa servis pakaian. Kondisi tersebut membuat keluarga ini masuk dalam kategori masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.

Sekda Dewa Made Indra berharap bantuan pembangunan rumah sebesar Rp50 juta tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga Sukarta. Ia mendorong agar rumah yang akan dibangun nantinya berdiri di atas lahan milik sendiri demi keberlanjutan dan kenyamanan keluarga penerima bantuan.

“Saya berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk membangun rumah yang layak. Kalau dikerjakan dengan gotong royong, saya kira dananya cukup sampai rumahnya terbangun,” ujar Dewa Indra. Ia juga meminta Kepala Dusun Surakarma untuk membantu memfasilitasi pelaksanaan gotong royong agar penggunaan dana bisa lebih efisien.

Selain bantuan pembangunan rumah, Sukarta juga menerima bantuan tambahan berupa dua krat telur dan 10 kilogram beras sebagai bentuk kepedulian untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam jangka pendek.

Didampingi Kepala Dusun Surakarma I Ketut Sumartika dan Penjabat Kepala Desa Kintamani I Wayan Andi Wijaya, Sukarta menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi Bali. Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya, terlebih saat ini ia telah memiliki lahan seluas 1,88 are yang dibelinya secara mencicil dan direncanakan menjadi lokasi pembangunan rumah baru.

“Matur suksma. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keluarga saya. Semoga ke depan kami bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” ucap Sukarta haru.

Baca Juga:  Rumah Warga Angseri Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Usai menyerahkan bantuan kepada keluarga Sukarta, Sekda Dewa Indra bersama rombongan melanjutkan agenda dengan menyerahkan bantuan lima unit kursi roda untuk menunjang pelayanan kesehatan di RS Manah Shanti Mahottama. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada lima pasien lanjut usia.

Penyerahan kursi roda dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali, Anak Agung Sagung Mas Dwipayani, didampingi Asisten Administrasi Umum I Wayan Serinah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Luh Ayu Aryani, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Dewa Gede Mahendra Putra, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian I Wayan Eka Dina.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Dewa Indra yang didampingi Direktur Utama RS Manah Shanti Mahottama, dr. Ni Wayan Murdani, juga meninjau gedung khusus rehabilitasi Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif Lainnya (NAPZA). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemprov Bali terhadap upaya pemulihan sosial dan kesehatan masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemprov Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi krama yang membutuhkan, sekaligus menutup tahun 2025 dengan aksi nyata yang berdampak langsung.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER