TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan menjajaki peluang kerja sama internasional dengan Yunani melalui pengembangan hubungan sister city, perluasan pasar produk unggulan daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penempatan pekerja migran Indonesia secara resmi.
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, di Kantor Bupati Tabanan, Jumat (23/10/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten, perangkat daerah terkait, Sekretaris Kedutaan Besar RI di Athena Alfan Attariq, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Denpasar, Mitra Training Center (MTC) Internasional, dan sejumlah mitra usaha lainnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memetakan potensi kolaborasi yang selaras dengan kebutuhan kedua pihak sekaligus membuka peluang kerja sama yang konkret bagi pembangunan daerah.
Bupati Sanjaya menyampaikan bahwa Pemkab Tabanan terbuka terhadap kerja sama internasional yang dapat memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Tabanan memiliki beragam potensi pertanian, mulai dari beras merah organik, beras hitam, kopi robusta, salak, durian, manggis, kelapa, kakao, hingga komoditas hortikultura dari kawasan Bedugul. Potensi tersebut juga didukung oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah dan berpeluang menembus pasar internasional.
“Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan mitra di Yunani. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk membangun hubungan yang lebih intensif, baik dalam bentuk sister city maupun kerja sama di bidang pertanian, perdagangan, dan pengembangan sumber daya manusia,” tegas Sanjaya.
Sanjaya menekankan pentingnya hilirisasi pertanian dan perluasan akses pasar dengan tetap menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian Tabanan.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk pertanian sekaligus mempertahankan peran Tabanan sebagai salah satu lumbung pangan Bali.
Sebagai referensi dalam menjajaki kerja sama serupa, Sanjaya mencontohkan kemitraan sister city dengan Kota Toyama, Jepang. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam membangun hubungan kerja sama dengan mitra di Yunani.
Selain sektor pertanian dan perdagangan, peluang kerja sama di bidang perhotelan dan pariwisata juga menjadi perhatian. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi tenaga kerja asal Tabanan untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh peluang kerja di luar negeri melalui mekanisme penempatan resmi dengan perlindungan yang memadai.
Duta Besar RI untuk Yunani, Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan, menyampaikan bahwa kunjungan langsung ke daerah penting untuk memahami potensi serta kebutuhan pemerintah daerah. Dengan begitu, peluang kerja sama yang dikembangkan dapat lebih tepat sasaran.
Ia juga menyebutkan bahwa Indonesia dan Yunani telah menjalin hubungan persahabatan selama sekitar 75 tahun. Hubungan tersebut, menurutnya, dapat terus diperkuat melalui kolaborasi di bidang ekonomi.
“Kami lebih suka turun langsung ke daerah untuk memahami apa yang dibutuhkan dan potensi yang dimiliki. Dengan demikian, peluang kerja sama yang dikembangkan dapat lebih tepat sasaran. Dari Tabanan, kami melihat potensi produk pertanian, kerajinan, dan furnitur, serta peluang di bidang tenaga kerja, khususnya sektor hospitality,” ungkap Bebeb.
Potensi tersebut membuka ruang penjajakan kerja sama dalam pemasaran produk unggulan, pengembangan perdagangan, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar.
Melalui pertemuan ini, Pemkab Tabanan berharap komunikasi dan koordinasi dengan Kedutaan Besar RI di Athena serta para mitra terkait dapat berlanjut ke tahap pemetaan potensi dan perumusan program kerja sama yang lebih konkret.
Penjajakan tersebut diharapkan dapat memperluas pasar produk unggulan daerah, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dengan tetap mengutamakan kepentingan serta perlindungan masyarakat.[*rls]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











