BerandaTabananPemkab Tabanan Gelar Pujawali Jelih Ngenteg Linggih Kantor Bupati Tabanan

Pemkab Tabanan Gelar Pujawali Jelih Ngenteg Linggih Kantor Bupati Tabanan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Persembahyangan Bersama Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan, Sabtu (3/1/2026). Upacara sakral ini dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan I Komang Sanjaya bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta Ny. Budiasih Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.

Rangkaian persembahyangan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa, para kepala instansi vertikal, pimpinan BUMD di Kabupaten Tabanan, para sulinggih, pemangku (PSN), prawartaka karya, serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kehadiran seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pelaksanaan yadnya.

Sebelum puncak Upacara Pujawali Jelih, rangkaian kegiatan telah diawali sejak Jumat (2/1/2026) dengan prosesi Ngemijiang Ida Bhatara ring Padmasana Kantor Bupati Tabanan dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan. Pada malam harinya, dilaksanakan kegiatan Pekemitan sebagai bagian dari rangkaian upacara yang sarat makna spiritual dan tradisi luhur Bali.

Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih ini juga dimaknai sebagai penyempurnaan yadnya pasca renovasi Kantor Bupati Tabanan yang dilakukan pada tahun 2023 lalu. Karya ini menjadi tonggak penting dalam menjaga keharmonisan sekala dan niskala di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Menariknya, pelaksanaan upacara ini bertepatan dengan Rahina Tumpek Krulut, yang dimaknai sebagai hari kasih sayang atau Tresna Asih bagi umat Hindu. Momentum suci ini diharapkan semakin memperdalam makna persembahyangan sebagai wujud rasa syukur, cinta kasih, serta penghormatan kepada alam semesta beserta seluruh isinya.

Selain sebagai ungkapan terima kasih kepada Ida Bhatara atas limpahan anugerah bagi Kabupaten Tabanan, persembahyangan ini juga dipersembahkan sebagai doa kerahayuan dan ngrestiti jagat. Doa-doa turut dipanjatkan bagi keselamatan dan keseimbangan alam, termasuk untuk saudara-saudara yang tengah tertimpa bencana di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera Utara dan Aceh.

Dalam pelaksanaannya, upacara berlangsung dengan penuh khidmat, ditandai dengan ayah-ayahan dari sekaa gong lanang dan istri, tarian Rejang Dewa, serta persembahan budaya tridatu. Secara khusus, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang akrab disapa Bunda Rai, bersama ibu-ibu istri kepala perangkat daerah dan pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan, turut ngayah nari Rejang sebagai wujud persembahan tulus ikhlas dalam ritual sakral tersebut.

Bupati Tabanan I Komang Sanjaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan ngayah dalam pelaksanaan upacara. Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong ini dapat terus terjaga demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan pemerintahan ke depan.

Baca Juga:  Rumah Dibakar, Brankas Dicuri, Ipar Korban Ternyata Terlilit Utang

“Saya berterima kasih karena hari ini Pemkab Tabanan telah melaksanakan rangkaian ritual yadnya dari pagi hingga puncak acara. Terima kasih kepada seluruh jajaran, sekaa gong, penari rejang, dan semua pihak yang telah ngayah. Matur suksma setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Sanjaya.

Ia menegaskan bahwa puncak karya ini merupakan bagian dari rangkaian besar yang telah dimulai sejak dua tahun lalu dan menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga tradisi, adat, serta nilai-nilai spiritual warisan leluhur. “Hari ini sesuai sastra, wajib melaksanakan Nugtugan Karya yang terakhir. Pujawali Jelih yang jatuh pada Purnama Kapitu dan bertepatan dengan Tumpek Krulut merupakan perpaduan yang luar biasa dan sangat sakral,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sanjaya berharap momentum ini dapat menjadi landasan spiritual bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan sraddha dan bhakti, sehingga visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani dapat terwujud berkat restu Ida Bhatara dan kerja keras bersama.

Menutup sambutannya, Bupati Sanjaya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, solidaritas, dan kewaspadaan terhadap bencana yang tengah melanda. “Mari kita berdoa bersama agar saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatera Utara diberikan kerahayuan, dan semoga bencana ini segera berlalu dari Indonesia, bahkan dari dunia,” pungkasnya.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER