TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perhatian dan penanganan serius kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir. Sebagai bentuk kepedulian langsung pemerintah daerah, Bupati Tabanan melalui Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga turun langsung mengunjungi warga terdampak di Desa Padangan, Kecamatan Pupuan, pada Selasa (20/1).
Kunjungan tersebut diawali dengan peninjauan lokasi tanah longsor di Banjar Dinas Dauh Tukad, Desa Padangan. Selanjutnya, Wakil Bupati I Made Dirga bersama jajaran melanjutkan peninjauan ke lokasi kedua di Banjar Dinas Padangan Kelod, Desa Padangan. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Tabanan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi warga pascabencana, memastikan penanganan berjalan optimal, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, diketahui dua rumah warga mengalami kerusakan akibat material longsor yang dipicu hujan deras berkepanjangan. Rumah pertama milik I Nyoman Pariasa yang berada di Banjar Dinas Dauh Tukad, sementara rumah kedua milik I Wayan Arta Widana di Banjar Dinas Padangan Kelod. Longsoran tanah yang terjadi tidak hanya merusak bagian rumah, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar, mengingat kondisi geografis wilayah Pupuan yang berbukit dan rawan longsor.
Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi merupakan amanah langsung dari Bupati Tabanan untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak serta langkah penanganan yang telah dan sedang dilakukan. Ia menyampaikan rasa empati yang mendalam atas musibah yang dialami warga, sekaligus mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat setempat.
“Dalam situasi bencana seperti ini, saya benar-benar merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita. Saya menyampaikan terima kasih atas gotong royong masyarakat yang luar biasa. Semoga bencana seperti ini tidak terulang kembali dan mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama,” ujar Dirga di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Dirga menekankan bahwa wilayah Kecamatan Pupuan memiliki potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi, terutama saat intensitas hujan tinggi dan berlangsung dalam durasi lama. Kondisi kontur tanah yang labil serta kawasan perbukitan menjadi faktor utama terjadinya longsor. Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem serta segera melaporkan potensi bahaya kepada aparat desa atau instansi terkait.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat dalam penanganan bencana, termasuk jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), aparat desa, serta relawan dan masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor ini dinilai sangat penting dalam upaya penanganan darurat maupun pascabencana.
“Kekompakan dan solidaritas masyarakat Pupuan patut diapresiasi. Ini menjadi kekuatan utama kita dalam menghadapi bencana. Saya juga mengapresiasi PMI dan BPBD yang sangat sigap dan aktif di lapangan bersama masyarakat,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meringankan beban warga terdampak, Pemerintah Kabupaten Tabanan turut menyalurkan bantuan tunai langsung kepada para korban bencana tanah longsor. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Dirga berharap, ke depan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh pihak, baik pemerintah, aparat desa, maupun masyarakat, dapat terus ditingkatkan. Langkah antisipasi dan mitigasi bencana dinilai sangat penting untuk meminimalisir risiko serta dampak yang ditimbulkan, khususnya di wilayah rawan bencana seperti Kecamatan Pupuan. Pemerintah Kabupaten Tabanan pun berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat dalam setiap situasi darurat.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











