BerandaBangliKoster Hadiri Karya di Bangli, Sampaikan Fokus Pembangunan dan Stok BBM Bali

Koster Hadiri Karya di Bangli, Sampaikan Fokus Pembangunan dan Stok BBM Bali

BANGLI, MEDIAPELANGI.com – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmennya memanfaatkan sisa masa jabatan untuk mengawal program pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Karya Tawur Malik Sumpah, Ngenteg Linggih lan Mendem Pedagingan di Pura Dadia Gelgel Aan Manikaji, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Sabtu (17/10/2026).

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Koster menyebut pertemuan langsung dengan masyarakat melalui kegiatan adat, agama, dan budaya menjadi kesempatan untuk menjalin komunikasi sekaligus melihat kondisi warga di berbagai wilayah Bali.

Kehadiran Koster disambut hangat oleh krama pengempon pura. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, anggota DPRD Provinsi Bali Nyoman Budiutama, serta anggota DPRD Kabupaten Bangli Sang Nyoman Wijaya.

Dalam kesempatan itu, Koster menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan masyarakat. Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar serta membawa kerahayuan dan kesejahteraan bagi krama.

Menurut Koster, menghadiri kegiatan masyarakat bukan sekadar memenuhi undangan. Momentum tersebut juga memberinya kesempatan untuk menyerap aspirasi dan mengamati potensi ekonomi lokal, mulai dari pertanian, tegalan, kerajinan, hingga aktivitas perekonomian warga.

“Hadir dalam undangan ini membuat saya secara tidak langsung bisa melihat bagaimana pertanian, tegalan, kerajinan, hingga ekonomi masyarakat yang saya lewati dalam perjalanan menuju ke sini,” ungkap Koster.

Baca Juga:  Koster Minta Pertamina Tambah 20 Truk BBM, SPBU Dioptimalkan 24 Jam

Koster mengakui belum dapat memenuhi seluruh undangan kegiatan adat, agama, budaya, dan kemasyarakatan karena harus membagi perhatian dengan agenda pemerintahan. Saat ini, ia menyebut fokus utamanya adalah memastikan program-program strategis pembangunan Bali berjalan sesuai perencanaan.

Meski demikian, komunikasi langsung dengan masyarakat tetap menjadi perhatian dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Ia berupaya hadir, terutama di daerah yang belum sempat dikunjunginya.

“Untuk daerah-daerah yang belum pernah saya kunjungi, saya selalu upayakan untuk hadir. Karena saya juga berprinsip harus bisa bertatap muka langsung dengan warga Bali,” ujarnya.

Ia menegaskan, sisa masa jabatan akan dimanfaatkan untuk mengawal realisasi program yang telah direncanakan agar memberikan dampak bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Masa jabatan saya tidak panjang. Saya fokus manfaatkan sisa jabatan yang diamanahkan warga Bali ini untuk benar-benar membangun Bali, agar program-program yang saya rencanakan bisa terwujud dengan sukses, bisa bermanfaat untuk membangun Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Kelihan Dadia Gelgel Aan Manikaji, Made Kuat, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Bali dalam pelaksanaan karya tersebut. Ia menilai kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian terhadap kehidupan adat, agama, dan budaya masyarakat.

Made Kuat menjelaskan, Dadia Gelgel Aan Manikaji beranggotakan 120 kepala keluarga (KK). Rangkaian karya telah dimulai sejak Agustus 2026, dengan puncak upacara dilaksanakan pada 14 Oktober 2026. Adapun upacara Penyineban dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.

Baca Juga:  Koster Pantau Depo Pertamina, 16 Juta Liter Pertalite Tiba Jumat

“Atas nama seluruh anggota dadia, kami sampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur dalam pelaksanaan karya ini,” ujar Made Kuat.

Dalam kesempatan yang sama, Koster turut menyampaikan perkembangan penanganan kendala distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Bali selama sepekan terakhir.

Ia menyatakan, berdasarkan informasi pasokan yang diterimanya, stok BBM untuk kebutuhan masyarakat Bali dalam kondisi aman. Pemerintah Provinsi Bali, kata dia, terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk mempercepat distribusi dari fasilitas penyimpanan menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurut Koster, percepatan distribusi mulai menunjukkan perkembangan positif. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU, khususnya di Denpasar dan Badung, dilaporkan mulai berkurang dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Meski demikian, upaya pemulihan distribusi tetap dikawal agar penyaluran BBM berlangsung lebih lancar dan merata ke berbagai wilayah Bali.

Koster juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Masyarakat diminta membeli sesuai kebutuhan dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina dan pihak terkait terus mengupayakan percepatan distribusi agar pelayanan BBM kepada masyarakat kembali berjalan optimal.[*rls]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER