BerandaTabananLapas Tabanan Panen 15 Kg Jagung, Warga Binaan Belajar Bertani

Lapas Tabanan Panen 15 Kg Jagung, Warga Binaan Belajar Bertani

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memanen 15 kilogram jagung dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Lapas, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian sebagai persiapan untuk kembali ke masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan terlibat langsung dalam seluruh tahapan budidaya jagung, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman hingga proses panen. Pengalaman ini memberi kesempatan bagi mereka untuk mempelajari keterampilan pertanian sekaligus memahami pentingnya ketekunan dan keberlanjutan dalam bekerja.

Ketua Pokja Ketahanan Pangan, Nur Bagus Wahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE Kebun Lapas dirancang sebagai ruang pembelajaran berkelanjutan bagi warga binaan. Keterlibatan dalam setiap tahapan budidaya diharapkan dapat mengembangkan kemampuan praktis yang berguna setelah mereka menyelesaikan masa pidana.

Baca Juga:  Geger! Jasad Pria Mengambang di Dam Nyitdah Tabanan

“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga dapat melihat hasil dari proses yang mereka jalani. Ini menjadi bagian dari pembinaan yang kami harapkan dapat memberikan bekal positif untuk kehidupan mereka setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Nur Bagus.

Panen kali ini menghasilkan 15 kilogram jagung yang dipasarkan dengan harga Rp15.000 per kilogram. Dengan demikian, nilai penjualan kotor dari hasil panen tersebut mencapai Rp225.000 apabila seluruh hasil terjual pada harga tersebut.

Selain memberikan pengalaman bercocok tanam, kegiatan ini memperkenalkan warga binaan pada proses produktif yang menghubungkan keterampilan, perawatan, dan hasil kerja. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha atau kegiatan pertanian secara mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.

Salah seorang warga binaan berinisial Gede A. mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan pertanian di SAE Kebun Lapas. Ia merasa senang karena kerja yang dilakukan bersama-sama dapat menghasilkan panen nyata.

“Selama di SAE Kebun, saya mendapat banyak pengalaman tentang bercocok tanam. Keberhasilan panen berkali-kali membuat kami merasa senang karena apa yang kami kerjakan memberikan hasil yang nyata,” ungkapnya.

Melalui program pertanian ini, Lapas Kelas IIB Tabanan terus memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar melalui praktik langsung. Pengalaman merawat tanaman hingga memanen hasilnya diharapkan tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.[*rls]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER