TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menerima dukungan dari sektor perbankan dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kali ini, bantuan datang dari Bank BPD Bali melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa satu unit ambulans serta program bedah rumah bagi enam keluarga penerima manfaat.
Penyerahan bantuan dilakukan di lingkungan RSUD Singasana Tabanan pada Kamis (12/3). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Bank BPD Bali kepada Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sanjaya hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, serta didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga.
Bantuan ambulans yang diberikan diharapkan mampu memperkuat fasilitas layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan medis yang membutuhkan respons cepat. Kehadiran ambulans tambahan dinilai penting untuk mempercepat mobilitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat.
Selain ambulans, program CSR dari Bank BPD Bali juga menyasar sektor perumahan melalui program bedah rumah bagi enam warga kurang mampu di Kabupaten Tabanan.
Enam penerima manfaat tersebut berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Kecamatan Baturiti, Selemadeg Barat, Marga, Kerambitan, dan Selemadeg.
Program bedah rumah ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak dan sehat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di daerah.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bank BPD Bali atas kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat Tabanan.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti dalam mendukung berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Tabanan dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan Tabanan Era Baru, Aman, Unggul, dan Madani. Masyarakat yang sehat merupakan fondasi utama dalam membangun daerah,” ujar Sanjaya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan pelayanan yang terus dilakukan oleh pihak rumah sakit daerah.
Menurutnya, mengelola rumah sakit bukanlah hal yang mudah karena pelayanan yang diberikan menyangkut langsung dengan kondisi masyarakat yang sedang sakit dan membutuhkan perhatian serta empati.
“Mengelola rumah sakit itu tidak mudah. Berbeda dengan hotel yang melayani orang yang sedang senang, rumah sakit melayani orang yang sedang sakit. Karena itu diperlukan kesabaran dan pelayanan yang baik,” ujarnya.
Sanjaya menilai RSUD Singasana Tabanan terus menunjukkan perkembangan positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya melihat RSUD Singasana sudah terus bergerak meningkatkan pelayanan dengan manajemen yang semakin baik,” tambahnya.
Senada dengan Bupati Sanjaya, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Bank BPD Bali.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk melalui program CSR, menjadi faktor penting dalam memperkuat berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut akan sangat membantu dalam upaya penguatan layanan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan serta perbaikan kualitas hunian warga.
“Dengan adanya bantuan ini diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Bank BPD Bali, I Wayan Sutela Negara, menyampaikan bahwa program CSR merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Ia mengungkapkan bahwa hingga akhir Desember 2025, Bank BPD Bali mencatat total aset sekitar Rp41 triliun dengan laba mencapai Rp1,1 triliun.
Dari capaian tersebut, Bank BPD Bali secara konsisten menyalurkan berbagai program CSR di sejumlah daerah di Bali sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
“Untuk Kabupaten Tabanan sendiri, nilai CSR yang disalurkan kurang lebih mencapai Rp9 miliar,” ungkapnya.
Melalui berbagai program CSR tersebut, diharapkan sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabanan.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











