BerandaTabananTabanan Siap “Gaspol” 2027, Bidik Lompatan Ekonomi Besar

Tabanan Siap “Gaspol” 2027, Bidik Lompatan Ekonomi Besar

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Kabupaten Tabanan bersiap melakukan lompatan besar dalam pembangunan menuju tahun 2027. Tidak hanya mengandalkan strategi internal daerah, langkah ini juga diperkuat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Bali melalui arah pembangunan “Kerthi Bali” yang menekankan keseimbangan ekonomi, lingkungan, dan budaya.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Semesta Berencana (RKPD SB) Tahun 2027 yang berlangsung di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Selasa (31/3/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Sanjaya menekankan bahwa arah pembangunan Tabanan tidak lagi bersifat konvensional, melainkan mengarah pada transformasi ekonomi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

“Ini bukan sekadar pembangunan biasa, tetapi transformasi ekonomi terintegrasi dari hulu ke hilir. Kita ingin memastikan nilai tambah dari setiap sektor dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Data capaian pembangunan yang dipaparkan dalam Musrenbang menunjukkan tren positif di berbagai sektor. Pada tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Tabanan tercatat menembus lebih dari 2,7 juta orang. Sektor pariwisata pun memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), yakni sebesar 23,37 persen.

Di sektor ketahanan pangan, Tabanan juga menunjukkan performa yang kuat. Indeks ketahanan pangan mencapai angka 77,79, yang masuk dalam kategori sangat tahan. Hal ini menegaskan posisi Tabanan sebagai salah satu lumbung pangan utama di Bali.

Baca Juga:  Pasokan BBM Buleleng di Bawah 50 Persen, Sutjidra Desak Pertamina

Sementara itu, kualitas infrastruktur di daerah ini terus mengalami peningkatan. Kondisi jalan mantap tercatat mencapai 95,59 persen, menunjukkan aksesibilitas antarwilayah yang semakin baik. Di sisi lain, indeks kualitas lingkungan hidup berada pada angka 75,10, yang masuk kategori cukup baik.

Dukungan terhadap arah pembangunan Tabanan juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan kabupaten/kota harus selaras dengan kebijakan pembangunan provinsi tahun 2025–2030.

Menurutnya, tema pembangunan tahun 2027, yakni “Akselerasi Transformasi Ekonomi Kerthi Bali”, menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

“Perencanaan pembangunan harus dilakukan secara terintegrasi melalui pendekatan teknokratik, partisipatif, serta sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Salah satu fokus utama dalam pembangunan ke depan adalah sektor pangan. Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui berbagai program strategis, seperti pengembangan pertanian organik, urban farming, pemberian subsidi benih dan pupuk, hingga revitalisasi sistem subak sebagai warisan budaya sekaligus sistem irigasi tradisional Bali.

Selain itu, pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mengelola hasil pertanian juga tengah diproyeksikan. BUMD ini nantinya akan berperan dalam mengatur distribusi hasil pertanian ke sektor pariwisata, seperti hotel dan restoran, sehingga mampu menjaga stabilitas harga serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga:  Tiang Listrik Miring di Berembeng, Warga Khawatir Bahayakan Pura

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat keterkaitan antara sektor pertanian dan pariwisata, yang selama ini menjadi dua pilar utama perekonomian Bali. Dengan integrasi tersebut, diharapkan nilai tambah produk lokal dapat meningkat secara signifikan.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga telah menyiapkan delapan prioritas pembangunan untuk tahun 2027. Prioritas tersebut mencakup ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi desa, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan digitalisasi dan ekonomi kreatif.

Dengan strategi yang terarah dan dukungan lintas sektor, Tabanan kini diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Bali di masa depan. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan global di masa mendatang.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER