TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Dua warga Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, nyaris menjadi korban derasnya arus Sungai Balian saat mencari ikan pada Rabu (15/4) sore. Beruntung, keduanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat berkat kesigapan warga dan aparat kepolisian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, kedua korban diketahui pergi ke Sungai Balian untuk mencari ikan jenis ipun. Mereka berada di bagian tengah sungai yang memiliki bebatuan serta batang pohon mati yang posisinya lebih tinggi dari permukaan air.
Namun, situasi berubah dengan cepat. Sekitar 15 menit kemudian, tanpa disadari oleh kedua korban, debit air sungai meningkat secara tiba-tiba. Arus yang semula relatif tenang mendadak menjadi deras akibat hujan yang mengguyur wilayah hulu.
Kondisi tersebut membuat kedua korban tidak dapat kembali ke tepi sungai. Mereka pun terjebak di tengah arus dan berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung di batang pohon mati yang berada di lokasi.
Sekitar pukul 16.20 WITA, seorang saksi yang juga sedang mencari ikan di sungai yang sama melihat kondisi tersebut. Berbeda dengan korban, saksi telah lebih dulu menepi sehingga selamat dari derasnya arus.
Menyadari adanya warga yang terjebak, saksi kemudian segera meminta bantuan kepada masyarakat sekitar. Selain itu, laporan juga langsung disampaikan ke pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Kadek Darmawan, bersama anggotanya segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas bersama warga langsung melakukan upaya evakuasi.
Proses evakuasi dilakukan dengan cara membentangkan tali tambang dari tepi sungai menuju lokasi korban. Dengan penuh kehati-hatian, kedua korban kemudian ditarik satu per satu menuju tepian sungai.
Meski arus cukup deras dan kondisi medan cukup berisiko, proses evakuasi berjalan lancar. Kedua korban akhirnya berhasil diselamatkan tanpa mengalami luka serius.
AKP I Kadek Darmawan mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu proses evakuasi. Sinergi antara warga dan aparat dinilai sangat penting dalam penanganan situasi darurat seperti ini.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Peningkatan debit air secara tiba-tiba kerap terjadi akibat hujan di wilayah hulu yang tidak selalu terpantau dari lokasi.
“Situasi seperti ini sangat berbahaya karena perubahan debit air bisa terjadi dalam waktu singkat. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











