BerandaTabananBelum Sempat Diperbaiki, Gedung SDN 3 Sembung Gede Keburu Ambruk

Belum Sempat Diperbaiki, Gedung SDN 3 Sembung Gede Keburu Ambruk

Tiga Ruang Kelas SDN 3 Sembung Gede Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar Darurat di Wantilan

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Tiga ruang kelas dan satu ruang UKS di SDN 3 Sembung Gede ambruk pada Kamis (30/4/2026) pagi. Bangunan sekolah yang berdiri sejak 1980 itu roboh diduga akibat termakan usia dan tidak mampu menahan guyuran hujan deras yang melanda wilayah Tabanan dalam beberapa hari terakhir.

Pantauan di lokasi, Jumat (1/5/2026), bangunan yang ambruk meliputi ruang kelas IV, V, VI serta satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Material bangunan tampak berserakan, sementara area sekitar dipasangi pembatas tali rafia guna menghindari siswa dan guru mendekat ke titik rawan.

Kepala Sekolah SDN 3 Sembung Gede, Pande Komang Juni Arsana, mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 07.45 Wita saat kondisi sekolah masih sepi dari aktivitas belajar.

Menurutnya, kerusakan awal sebenarnya sudah terlihat pada salah satu ruang kelas, tepatnya kelas V. Namun retakan terus meluas ke bangunan lain hingga akhirnya tembok tak mampu bertahan.

“Awalnya hanya satu bangunan yang rusak yakni di kelas V. Lambat laun merembet ke bangunan yang lain. Ditambah lagi hujan deras mengakibatkan tembok tidak kuat dan ambruk,” ujarnya.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Meski demikian, pihak sekolah mengaku khawatir masih ada potensi ambruk susulan mengingat aktivitas siswa tetap harus berjalan.

Sebagai langkah antisipasi, area bangunan rusak kini ditutup sementara dan tidak boleh dimasuki.

“Sementara ini kami pasangi tali rafia agar siswa, guru, dan pegawai tidak memasuki areal supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Akibat kondisi itu, proses belajar mengajar untuk siswa kelas IV, V, dan VI terpaksa dipindahkan ke ruang kelas I, II, dan III.

Sedangkan siswa kelas rendah akan menjalani pembelajaran darurat dengan memanfaatkan wantilan Banjar Mandung setelah melalui kesepakatan bersama komite sekolah, orang tua murid, dan Dinas Pendidikan.

“Untuk kelas I, II, dan III sementara dipindah ke wantilan Banjar Mandung agar pembelajaran tetap berjalan,” jelas Juni Arsana.

Ia menambahkan, kerusakan gedung sebenarnya telah lama diusulkan untuk diperbaiki melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun saat bantuan masih dalam proses menunggu realisasi, bangunan justru keburu roboh.

Baca Juga:  112 Inovasi Lolos Lomba Jayaning Singasana Tabanan 2026

Kondisi ini juga langsung mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga bersama jajaran Dinas Pendidikan telah turun langsung meninjau lokasi kerusakan.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Made Sukanitra, menyebut SDN 3 Sembung Gede memang telah masuk dalam usulan revitalisasi tahun 2026 melalui dana pusat karena masuk kategori rusak berat.

Sekolah tersebut saat ini berada pada urutan ke-14 dari total 62 sekolah dasar rusak di Kabupaten Tabanan yang diajukan untuk mendapat bantuan perbaikan.

“Kami berharap bisa masuk daftar prioritas perbaikan tahun ini,” ujar Sukanitra.

Ambruknya bangunan sekolah ini menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan di Tabanan, terutama terkait keselamatan siswa yang masih belajar di tengah keterbatasan fasilitas bangunan tua.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER