BerandaDenpasarPemprov Bali Terima Delegasi Strategis Inggris Bahas Ketahanan dan Pariwisata

Pemprov Bali Terima Delegasi Strategis Inggris Bahas Ketahanan dan Pariwisata

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Pemerintah Provinsi Bali secara resmi menerima kunjungan kehormatan delegasi strategis internasional asal Inggris, Royal College of Defence Studies (RCDS), di Ruang Rapat Media Center Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kamis (21/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan internasional sekaligus memperkenalkan strategi pembangunan Bali berbasis budaya dan pariwisata berkelanjutan.

Delegasi Royal College of Defence Studies Inggris dipimpin langsung oleh Wakil Komandan RCDS, Air Vice Marshal Tamara Jennings, bersama perwakilan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari ketahanan regional, stabilitas ekonomi, hingga model pengelolaan pariwisata berbasis budaya di tengah dinamika geopolitik global.

Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Bali, I Wayan Serinah, menegaskan bahwa forum internasional tersebut memiliki makna strategis sebagai wadah pertukaran gagasan dan pengalaman terkait kebijakan pembangunan serta ketahanan daerah.

Menurutnya, Bali tidak hanya mengandalkan pembangunan fisik dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat modal sosial budaya masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun.

“Ketangguhan Bali dibangun melalui semangat gotong royong dan filosofi Tri Hita Karana yang menjaga keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan alam,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Bali melalui Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Made Anggia Widana, memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Bali pada tahun 2025 tercatat mencapai 5,82 persen atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Baca Juga:  PKS Tanah Lot Berakhir 17 November, Skema Baru Belum Diputuskan

Selain itu, tingkat pengangguran dan angka kemiskinan di Bali juga disebut menjadi yang terendah di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata Bali masih menjadi penggerak utama ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, Bali mencatat kunjungan sebanyak 6,94 juta wisatawan mancanegara dan 9,61 juta wisatawan domestik. Capaian tersebut memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia.

Tidak hanya unggul dari sisi jumlah kunjungan wisatawan, Bali juga kembali meraih berbagai penghargaan internasional di sektor pariwisata. Keberhasilan tersebut dinilai tidak terlepas dari kekuatan budaya lokal, keindahan alam, serta keramahan masyarakat Bali yang tetap terjaga hingga saat ini.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang harus diselesaikan. Beberapa persoalan utama yang menjadi perhatian antara lain kemacetan lalu lintas, pengelolaan sampah, alih fungsi lahan pertanian, hingga ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali terus menjalankan visi pembangunan jangka panjang “100 Tahun Bali Era Baru” melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Konsep pembangunan tersebut menempatkan keseimbangan alam, budaya, dan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.

Baca Juga:  Koster Dorong APBN Perkuat Infrastruktur Strategis Bali

Pemprov Bali juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pariwisata berkualitas melalui berbagai kebijakan strategis. Beberapa di antaranya meliputi penegakan aturan bagi wisatawan asing, penguatan ekonomi lokal dan UMKM, pemerataan pembangunan infrastruktur di luar Bali Selatan, serta percepatan penggunaan energi bersih dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Forum diskusi bersama delegasi RCDS Inggris berlangsung interaktif dan produktif. Delegasi Inggris menunjukkan ketertarikan terhadap konsep pembangunan Bali yang dinilai mampu mengintegrasikan budaya lokal dengan pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.

Pemerintah Provinsi Bali berharap kunjungan tersebut dapat memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Inggris, sekaligus membuka peluang kerja sama lintas sektor di masa mendatang, khususnya di bidang pendidikan, pariwisata, ketahanan regional, dan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Bali juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi berbagai wilayah dunia mengenai bagaimana sebuah destinasi wisata berbasis budaya mampu membangun ketahanan ekonomi yang tangguh di tengah ketidakpastian global.

Melalui diplomasi budaya dan pembangunan berkelanjutan, Bali terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata dunia yang tidak hanya unggul dari sisi keindahan alam, tetapi juga memiliki daya tahan sosial, budaya, dan ekonomi yang kuat.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER