BerandaTabananLapas Tabanan Gelar Porsenap Semarak HUT RI ke-81, Penuh Sportivitas

Lapas Tabanan Gelar Porsenap Semarak HUT RI ke-81, Penuh Sportivitas

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut menggema di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan. Tidak hanya melalui kegiatan seremonial, momentum kemerdekaan diwujudkan dengan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap), Jumat (7/8).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi petugas dan Warga Binaan untuk menyalurkan minat dan bakat melalui berbagai pertandingan olahraga serta permainan tradisional. Lebih dari sekadar hiburan, Porsenap dirancang sebagai bagian dari pembinaan yang menanamkan nilai sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan cinta tanah air.

Pembukaan Porsenap dilakukan secara resmi oleh Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo. Kegiatan tersebut diikuti jajaran petugas serta perwakilan Warga Binaan yang akan ambil bagian dalam sejumlah cabang perlombaan.

Beberapa pertandingan yang disiapkan antara lain tenis meja, bulutangkis, dan catur. Selain itu, terdapat permainan tradisional seperti makan kerupuk dan lari kelereng yang turut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.

Pemilihan cabang olahraga dan permainan tersebut disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia di lingkungan Lapas Tabanan. Dengan demikian, kegiatan dapat berlangsung secara optimal dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengatakan Porsenap memiliki makna lebih luas daripada sekadar perlombaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

Menurutnya, olahraga dan seni dapat menjadi sarana pembentukan karakter. Melalui kompetisi yang sehat, peserta belajar menghargai lawan, mematuhi aturan, mengendalikan diri, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

“Saya mengajak seluruh peserta, baik petugas maupun Warga Binaan, untuk berkompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Selain menjadi wadah menyalurkan minat dan bakat, Porsenap juga kami harapkan mampu mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam momentum Hari Kemerdekaan,” ujar Prawira.

Baca Juga:  Rumah Dibakar, Brankas Dicuri, Ipar Korban Ternyata Terlilit Utang

Pelaksanaan Porsenap menjadi salah satu cara Lapas Tabanan memaknai kemerdekaan melalui kegiatan yang melibatkan seluruh unsur di lingkungan pemasyarakatan.

Kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih harmonis. Interaksi dalam kegiatan olahraga dan permainan juga dapat menjadi media membangun komunikasi sekaligus memperkuat rasa saling menghargai.

Nilai tersebut penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Lingkungan yang kondusif dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan sehingga Warga Binaan memiliki kesempatan mengembangkan potensi melalui kegiatan yang positif.

Selain aspek fisik, sejumlah permainan juga menuntut konsentrasi dan strategi. Catur, misalnya, membutuhkan ketelitian dalam mengambil keputusan, sementara tenis meja dan bulutangkis mengasah kemampuan fisik sekaligus sportivitas.

Koordinator Bidang Olahraga, Andi Juliantika, menjelaskan bahwa seluruh cabang perlombaan dipilih berdasarkan fasilitas yang tersedia di Lapas Tabanan.

Menurutnya, keterbatasan sarana bukan alasan untuk mengurangi semangat dalam menyelenggarakan kegiatan. Justru dengan memanfaatkan fasilitas yang ada, kegiatan pembinaan tetap dapat dikemas secara menarik dan memberikan manfaat.

“Keterbatasan sarana bukan menjadi hambatan untuk menghadirkan kegiatan yang berkualitas. Mari nikmati jalannya setiap pertandingan, sekaligus rasakan semangat kebersamaan yang menjadi tujuan utama Porsenap,” jelas Andi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa esensi Porsenap bukan terletak pada kemewahan kegiatan, melainkan pada nilai yang dapat dibangun melalui setiap perlombaan.

Kegiatan olahraga dan seni memiliki peran penting dalam menciptakan aktivitas positif di lingkungan Lapas. Warga Binaan dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif sekaligus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Baca Juga:  Dua WNA Iran Diserahkan ke Imigrasi Tabanan, Menunggu Deportasi

Semangat kompetisi juga diarahkan agar tidak berubah menjadi persaingan yang berlebihan. Setiap peserta diharapkan mampu menjaga ketertiban dan menghormati sesama selama pertandingan berlangsung.

Dengan demikian, Porsenap menjadi bagian dari proses pembinaan karakter. Sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas merupakan nilai yang dapat dibawa peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian. Di lingkungan Lapas, semangat tersebut diterjemahkan melalui pembinaan yang mendorong terciptanya suasana aman, tertib, produktif, dan penuh kebersamaan.

Lapas Tabanan berharap seluruh rangkaian Porsenap dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman positif bagi petugas maupun Warga Binaan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa peringatan kemerdekaan dapat dikemas melalui aktivitas yang edukatif dan membangun. Tidak hanya menghadirkan kegembiraan, setiap perlombaan memiliki nilai pembelajaran yang dapat mendukung proses pembinaan.

Semangat sportivitas, persaudaraan, dan nasionalisme yang tumbuh selama Porsenap diharapkan tidak berhenti setelah pertandingan berakhir. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Lapas.

Dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Kelas IIB Tabanan berkomitmen menjadikan kegiatan olahraga dan seni sebagai bagian dari pembinaan yang humanis dan produktif. Porsenap pun menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan karakter positif bagi seluruh warga pemasyarakatan.[*]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER