BerandaDenpasarKoster Hadiri Peresmian Website Cakrawasi Polda Bali untuk Pengawasan WNA

Koster Hadiri Peresmian Website Cakrawasi Polda Bali untuk Pengawasan WNA

DENPASAR, MEDIAPELANGI.com – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri peresmian Website Cakrawasi, Command Center Cakrawasi, serta Galeri Mandala Krisna Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Denpasar, Jumat (13/3).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di Bali melalui pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bali sebagai destinasi pariwisata dunia memiliki daya tarik yang sangat besar bagi wisatawan mancanegara.

Menurutnya, wisatawan yang datang ke Bali tidak hanya untuk berlibur, tetapi juga menjadikan Pulau Dewata sebagai tempat berinvestasi bagi investor domestik maupun investor asing.

Kondisi tersebut menjadikan Bali sebagai salah satu daerah yang memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan dan menjadi tujuan favorit bagi berbagai kalangan.

Namun di balik meningkatnya mobilitas serta jumlah warga negara asing yang datang ke Bali, situasi tersebut juga berpotensi menimbulkan berbagai risiko keamanan dan pelanggaran hukum.

“Mobilitas dan jumlah WNA di Bali memang menjadi berkah bagi sektor pariwisata, tetapi juga dapat meningkatkan kerawanan risiko keamanan serta potensi pelanggaran hukum yang melibatkan WNA, baik sebagai korban maupun pelaku,” jelasnya.

Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Polda Bali mengembangkan Website Cakrawasi sebagai sistem pengawasan terhadap warga negara asing yang lebih adaptif, terintegrasi, serta berbasis teknologi.

Baca Juga:  Putri Koster Ajak Kader Posyandu Perkuat Pengelolaan Sampah

Website Cakrawasi merupakan platform digital yang dirancang untuk memudahkan pengawasan, pendataan, serta pemantauan keberadaan dan aktivitas WNA di wilayah Bali secara cepat dan akurat.

Melalui sistem ini, aparat kepolisian diharapkan mampu memetakan potensi kerawanan maupun pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing secara lebih efektif.

“Dengan sistem ini, risiko kegiatan ilegal, penyalahgunaan izin tinggal, hingga pelanggaran hukum lainnya dapat diminimalisir dan dimitigasi dengan lebih cepat,” ungkapnya.

Kapolda Bali juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya sosialisasi serta pengembangan sistem untuk meningkatkan performa Website Cakrawasi.

Langkah tersebut dilakukan agar sistem pengawasan terhadap warga negara asing dapat berjalan lebih optimal serta mampu mendukung upaya menjaga ketertiban dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Selain website, Polda Bali juga mengoperasikan Command Center Cakrawasi yang berfungsi sebagai pusat kendali dalam melakukan pemantauan, pengolahan, serta analisis data terkait warga negara asing secara real time.

“Command center ini menjadi pusat kendali dalam memantau, mengolah, dan menganalisis data WNA di Bali secara real time sehingga pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif,” jelasnya.

Kapolda Bali berharap kehadiran Website Cakrawasi dapat menjadi sistem pengawasan yang kuat sekaligus memperkuat sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali.

Baca Juga:  Koster Hadiri Pisah Sambut Pangdam IX/Udayana, Tekankan Sinergi Jaga Bali

“Website Cakrawasi diharapkan dapat menjadi mata pengawasan yang tajam, sistem yang sigap, serta jembatan sinergi antara seluruh pihak dalam menjaga Bali tetap aman, tertib, dan bermartabat,” katanya.

Sementara itu, Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Bali melalui Ipda I Ketut Yudi Mahendra Putra menjelaskan bahwa dalam implementasinya, Polda Bali menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali untuk menyosialisasikan penggunaan sistem Cakrawasi kepada para pelaku usaha akomodasi.

Melalui kerja sama tersebut diharapkan seluruh wisatawan asing yang menginap di berbagai akomodasi di Bali dapat terdata secara lebih optimal.

Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir.

Polda Bali menargetkan melalui penerapan sistem ini, pariwisata Bali dapat terus berkembang dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, serta kualitas layanan bagi wisatawan.

Dengan pengawasan yang lebih terintegrasi dan transparan, diharapkan potensi pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing dapat dicegah sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan juga dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan di bulan suci Ramadan.[*]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER