BULELENG, MEDIAPELANGI.com — Pemerintah Kabupaten Buleleng bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah pedesaan. Pada Senin (13/4/2026), Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, turun langsung meninjau akses jalan di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan.
Peninjauan tersebut difokuskan pada ruas jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer yang menjadi jalur vital penghubung Desa Bila melalui Dusun Perigi hingga tembus ke wilayah Kubutambahan. Jalan ini memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas dan mobilitas masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan.
Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa kondisi jalan masih belum memadai. Hingga saat ini, ruas jalan tersebut belum tersentuh peningkatan struktur seperti pengaspalan maupun rabat beton. Jalan yang masih berupa tanah ini menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terlebih saat musim hujan yang membuat kondisi jalan menjadi licin dan sulit dilalui.
Menanggapi kondisi tersebut, Wabup Supriatna menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan kajian teknis sebagai langkah awal penanganan. Kajian ini penting untuk menentukan jenis penanganan yang paling tepat, baik melalui pengaspalan maupun pembangunan rabat beton.
“Kami bersama jajaran terkait turun langsung ke Desa Bila merespon penyampaian dari masyarakat terkait infrastruktur jalan di Dusun Perigi yang sudah lama belum tersentuh peningkatan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan jalan ini sangat penting bagi masyarakat setempat, mengingat wilayah tersebut merupakan kawasan pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber utama mata pencaharian warga.
“Akses jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer ini masih belum beraspal maupun rabat beton, sehingga cukup menyulitkan masyarakat. Ini memang perlu kita perhatikan secara serius,” tambahnya.
Lebih lanjut, Supriatna memastikan bahwa peningkatan jalan tersebut akan dimasukkan dalam program prioritas pemerintah daerah ke depan. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Buleleng dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.
“Ke depan, jalan ini akan kita programkan karena sangat penting untuk konektivitas masyarakat, apalagi wilayah ini merupakan kawasan pertanian dan perkebunan,” tegasnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Bila, Ketut Citarja, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang telah turun langsung meninjau kondisi di lapangan. Ia berharap perbaikan jalan tersebut dapat segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar.
Menurutnya, selain akses jalan, masyarakat Desa Bila juga membutuhkan dukungan penyediaan air untuk subak guna meningkatkan produktivitas pertanian yang menjadi sektor unggulan di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah, tidak hanya untuk perbaikan jalan, tetapi juga dukungan air untuk subak karena potensi pertanian kami cukup besar,” ungkapnya.
Dengan adanya perhatian langsung dari pemerintah daerah, masyarakat berharap perbaikan infrastruktur dapat segera direalisasikan. Peningkatan kualitas jalan diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui distribusi hasil pertanian yang lebih efisien.
Langkah cepat yang dilakukan Pemkab Buleleng ini menjadi bukti komitmen dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah demi pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.[*]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











