BerandaTabananPohon Mahoni Tumbang Timpa Dua Mobil di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Pohon Mahoni Tumbang Timpa Dua Mobil di Jalur Denpasar–Gilimanuk

TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Peristiwa pohon tumbang yang menimpa dua kendaraan terjadi di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu (12/4/2026) malam sekitar pukul 21.05 WITA.

Insiden tersebut melibatkan dua mobil yang tengah melintas, yakni satu unit Toyota Vios dengan nomor polisi DK 1452 QZ dan satu unit Honda HR-V bernomor polisi DK 1301 ACT. Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa pohon yang tumbang secara tiba-tiba.

Berdasarkan data di lapangan, Toyota Vios yang dikemudikan oleh Fiktorinus Febri Krisna Gangga, warga Banjar Rama, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, mengalami kerusakan pada bagian depan kendaraan. Sementara itu, mobil Honda HR-V yang dikemudikan oleh Gusti Agung Bagus Mataram, warga Jalan Pulau Kawe Nomor 7, Denpasar Barat, mengalami kerusakan pada bagian kap depan serta bagasi belakang.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun demikian, kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan cukup signifikan.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi secara mendadak dan sempat mengejutkan warga sekitar.

Baca Juga:  Tabanan Jajaki Sister City dengan Yunani, Bidik Pasar Internasional

Menurut keterangan saksi di lokasi, I Made Deni Permana, yang saat itu sedang berjualan ubi cilembu di sekitar tempat kejadian, sebelum pohon tumbang terdengar suara seperti kabel konslet.

“Saksi mendengar bunyi seperti kretek-kretek, kemudian tiba-tiba pohon tumbang dan melintang di jalan, langsung menimpa dua kendaraan yang sedang melintas,” jelasnya.

Pohon yang tumbang diketahui merupakan jenis mahoni dengan ukuran cukup besar. Saat roboh, pohon tersebut melintang di badan jalan sehingga sempat menghambat arus lalu lintas di jalur utama Denpasar–Gilimanuk yang dikenal padat, terutama pada malam hari.

Setelah kejadian, saksi langsung menghubungi aparat setempat, termasuk kepala lingkungan Desa Abiantuwung, untuk melaporkan insiden tersebut. Selain itu, saksi juga sempat merekam kejadian dan mengunggahnya ke media sosial guna meminta bantuan pihak terkait.

Dalam unggahannya, saksi meminta agar instansi terkait seperti BPBD segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan, mengingat posisi pohon yang menutup akses jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polres Tabanan bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan tiba di lokasi kejadian. Petugas kemudian langsung melakukan evakuasi dengan memotong dan membersihkan batang pohon yang melintang di jalan.

Baca Juga:  Disdik Tabanan Survei Aset Daerah untuk Fasilitas PAUD

Proses penanganan berlangsung cukup cepat sehingga arus lalu lintas yang sempat tersendat dapat kembali normal dalam waktu relatif singkat.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pohon mahoni tersebut diduga tumbang akibat kondisi akar yang sudah mengalami pembusukan atau keropos. Kondisi tersebut membuat pohon tidak lagi mampu menopang beban, sehingga mudah roboh, terlebih saat kondisi cuaca lembap atau angin kencang.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat melintas di jalur-jalur yang memiliki banyak pepohonan besar di pinggir jalan. Selain itu, instansi terkait juga diharapkan dapat melakukan pemantauan dan perawatan rutin terhadap pohon-pohon yang berpotensi membahayakan.

Dengan penanganan cepat dari aparat gabungan, situasi di lokasi kejadian kini telah kembali kondusif dan aktivitas lalu lintas di jalur Denpasar–Gilimanuk dapat berjalan normal seperti biasa.[ka]

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER