BerandaTabananTabrakan Maut di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Sopir Pick Up Tewas di Tempat

Tabrakan Maut di Jalur Denpasar–Gilimanuk, Sopir Pick Up Tewas di Tempat

TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Rabu (15/4). Insiden yang melibatkan kendaraan pick up Daihatsu dan truk Mitsubishi ini mengakibatkan satu orang pengemudi meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban tewas diketahui merupakan pengemudi kendaraan pick up Daihatsu dengan nomor polisi DK-8414 DH. Hingga saat ini, identitas korban belum berhasil diketahui oleh pihak berwenang.

Sementara itu, pengemudi truk Mitsubishi dengan nomor polisi N-8488 EW diketahui bernama Ahmad Yuana (53), warga Kabupaten Malang, Jawa Timur. Selain sopir, terdapat dua orang penumpang dalam kendaraan truk tersebut, yakni Faisal Saiful Phd (32), warga Kabupaten Bandung, serta Ovik Saifuloh (32), warga Kota Tasikmalaya.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi yang dikemudikan Ahmad Yuana melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).

“Pada saat bersamaan, datang kendaraan pick up Daihatsu dari arah berlawanan, yaitu dari timur menuju barat. Kendaraan tersebut diduga sedang menyalip kendaraan di depannya sehingga mengambil jalur truk,” jelasnya.

Akibat manuver tersebut, tabrakan frontal tidak dapat dihindari. Benturan keras antara kedua kendaraan terjadi di jalur utama, menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan kedua kendaraan.

Kerasnya benturan mengakibatkan pengemudi pick up mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi truk beserta dua penumpangnya dilaporkan selamat, meskipun mengalami syok akibat kejadian tersebut.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat kecelakaan. Proses evakuasi kendaraan dan korban juga melibatkan tim terkait guna memastikan situasi kembali normal.

Baca Juga:  Lapas Tabanan Panen 15 Kg Jagung, Warga Binaan Belajar Bertani

Jalur Denpasar–Gilimanuk sendiri dikenal sebagai salah satu jalur utama dengan tingkat mobilitas tinggi, khususnya untuk distribusi logistik dan transportasi antarwilayah di Bali. Kondisi jalan yang padat serta tingginya aktivitas kendaraan kerap meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika pengendara tidak berhati-hati.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, termasuk tidak melakukan manuver berbahaya seperti menyalip di jalur yang tidak aman.

“Kami mengingatkan pengemudi agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Jangan memaksakan menyalip jika kondisi tidak memungkinkan, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.

Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Proses identifikasi korban meninggal dunia juga masih dilakukan guna mengetahui identitas lengkapnya serta menghubungi pihak keluarga.[ka]

 

BERITA LAINNYA

ARSIP BERITA

Silahkan pilih bulan untuk melihat Arsip Berita.

BERITA POPULER