TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Aksi percobaan bunuh diri dilakukan seorang remaja asal Kabupaten Buleleng berinisial IDKA (19) di jembatan short cut Penyalin-Samsam, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Senin (11/5/2026) siang.
Beruntung aksi nekat tersebut berhasil digagalkan oleh warga dan pengendara yang kebetulan melintas di lokasi kejadian sebelum korban sempat melompat dari jembatan.
Peristiwa itu sempat menghebohkan pengguna jalan nasional Denpasar-Gilimanuk dan menyebabkan arus lalu lintas dari dua arah mengalami kemacetan cukup panjang.
Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan karena penasaran dengan situasi yang terjadi di atas jembatan short cut penghubung Banjar Dinas Samsam I dengan Banjar Dinas Penyalin tersebut.
Kapolsek Kerambitan, Kompol I Kadek Ardika, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan terkait adanya percobaan bunuh diri di lokasi tersebut.
“Awalnya personel Polsek Kerambitan menerima laporan dari SPKT Polres Tabanan terkait percobaan bunuh diri. Kemudian diatensi personel piket Polsek dan segera mendatangi lokasi,” ujar Kompol Ardika.
Setibanya di lokasi kejadian, petugas menemukan remaja tersebut sudah berada di atas pengaman jembatan sambil menangis.
Sementara sepeda motor Honda Scoopy warna putih yang digunakan korban terparkir tidak jauh dari lokasi.
Petugas bersama warga kemudian berupaya menenangkan korban agar tidak melakukan tindakan berbahaya.
“Anggota Intelkam Polsek Kerambitan bersama anggota Sat Lantas Polres Tabanan mengamankan yang bersangkutan kemudian dibawa ke Polsek Kerambitan,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan awal kepada petugas, korban mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena mengalami persoalan pribadi.
Korban diketahui berasal dari Banjar Bujak, Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak merinci lebih jauh terkait persoalan yang dialami korban.
Setelah diamankan di Polsek Kerambitan dan diberikan pendampingan awal, korban akhirnya dijemput pihak keluarga.
“Yang bersangkutan sudah dijemput oleh keluarganya,” pungkas Kapolsek Kerambitan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena lokasi jembatan short cut Penyalin-Samsam merupakan jalur nasional dengan arus kendaraan yang cukup padat setiap harinya.
Selain menyebabkan kemacetan, kejadian itu juga memicu kerumunan warga dan pengendara yang berhenti di sekitar lokasi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, terutama remaja yang rentan mengalami tekanan emosional.
Warga juga diminta segera melapor kepada aparat atau pihak terkait apabila menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau berpotensi melakukan tindakan membahayakan diri sendiri.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











