TABANAN, MEDIAPELANGI.com – Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa meninjau langsung kerusakan bale piyasan dan senderan di Pura Luhur Beji Pekerisan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel,Tabanan.
Kerusakan tersebut terjadi setelah kawasan pura diterjang hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu yang mengakibatkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan.
Dalam peninjauan tersebut, I Nyoman Arnawa turut berdialog dengan masyarakat setempat terkait langkah penanganan awal yang perlu segera dilakukan, mengingat Pura Luhur Beji Pekerisan akan melaksanakan piodalan saat Hari Raya Kuningan mendatang.
Ia mengajak masyarakat untuk bergotong royong melakukan penanganan awal sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.
“Sebagai langkah awal, mari bersama-sama bergotong royong menangani kerusakan ini agar lingkungan pura tetap aman dan nyaman,” ujarnya, Senin (18/5).
Selain itu, Ketua DPRD Tabanan tersebut mengaku telah berkoordinasi dan melaporkan kondisi kerusakan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan agar segera mendapatkan penanganan.
Ia berharap proses perbaikan dapat segera dilakukan sehingga bangunan bale piyasan dan senderan pura bisa kembali difungsikan sebelum pelaksanaan piodalan.
“Kami sudah melaporkan kepada BPBD Tabanan agar segera mendapatkan penanganan. Harapannya bangunan dan senderan ini bisa segera diperbaiki sebelum Hari Raya Kuningan,” jelasnya.
Arnawa juga menegaskan bahwa gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai permasalahan, termasuk bencana yang menimpa fasilitas umum dan tempat suci.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting agar proses penanganan dapat berjalan cepat dan tepat.
Sebagai wakil rakyat, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal proses penanganan kerusakan tersebut hingga pembangunan kembali bale piyasan dan senderan pura dapat diselesaikan.
“Mudah-mudahan dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, semua bisa segera tertangani sehingga masyarakat dapat melaksanakan piodalan dengan nyaman,” tambahnya.
Warga setempat pun mulai melakukan pembersihan dan penanganan awal di area pura sambil menunggu tindak lanjut dari instansi terkait.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!











