TABANAN, MEDIAPELANGI.com — Bukan sekadar berangkat mengikuti lomba, 20 pelajar Tabanan membawa misi edukasi tentang pencegahan HIV/AIDS dan bahaya narkoba saat mengikuti Temu Remaja KSPAN Provinsi Bali atau Muspa Bali II Tahun 2026 di Buleleng.
Perwakilan Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Kabupaten Tabanan tersebut secara resmi dilepas Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Senin (28/9/2026) di Kantor Bupati Tabanan.
Kontingen Tabanan terdiri dari 10 siswa SMP Negeri 2 Tabanan dan 10 siswa SMA Negeri 2 Tabanan, didampingi empat orang guru. Mereka akan mengikuti kegiatan Muspa Bali II yang berlangsung di Wisma Nangun Kerti, Pancasari, Buleleng, pada 29–30 September 2026.
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, selaku Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tabanan.
Dalam arahannya yang menyampaikan pesan Bupati Tabanan selaku Ketua KPA Kabupaten Tabanan, Wabup Dirga mendorong agar upaya pencegahan HIV/AIDS dan narkoba terus diperkuat melalui berbagai inovasi.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah memperluas edukasi dengan melibatkan pelajar. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan pencegahan kepada teman sebaya maupun lingkungan sekolah.
Edukasi mengenai HIV/AIDS dan bahaya penyalahgunaan narkoba juga diharapkan tidak berhenti di kegiatan tertentu. Sosialisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga jangkauannya dapat semakin luas, termasuk sampai ke tingkat desa dan kecamatan.
Dirga juga meminta para anggota KSPAN Tabanan memanfaatkan Muspa Bali II sebagai ruang untuk belajar sekaligus membangun kemampuan kepemimpinan dan kreativitas.
“Dan kami harapkan pada adik-adik yang bertugas nanti disana yang belajar, baik lomba maupun belajar ikuti dengan seksama, nggih. Biar ada, apa yang didapatkan positif-positifnya disana, ayo kita bawa ke daerah untuk disampaikan kepada rekan-rekan kita,” pinta Dirga.
Pesan tersebut menempatkan peserta KSPAN bukan hanya sebagai peserta kegiatan, tetapi juga sebagai pembawa pengetahuan ketika kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
Selain kegiatan tatap muka, Wabup Dirga mendorong aktivitas positif KSPAN dikembangkan menjadi konten media sosial.
Langkah tersebut dinilai dapat membuat pesan edukasi lebih mudah menjangkau kalangan remaja. Informasi mengenai bahaya narkoba dan pencegahan HIV/AIDS dapat dikemas secara kreatif sehingga lebih dekat dengan keseharian generasi muda.
Konten positif dari para pelajar juga diharapkan dapat menginspirasi sekolah lain untuk ikut membangun kegiatan serupa.
Dengan pola tersebut, KSPAN tidak hanya bergerak dalam kegiatan internal sekolah, tetapi dapat berkembang sebagai ruang partisipasi pelajar dalam menyampaikan informasi kesehatan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Muspa Bali II Tahun 2026 mengusung tema “Melalui Muspa Bali Ciptakan Generasi Muda Sehat, Cerdas dan Berkarakter Menuju Ending AIDS 2030”.
Dalam kegiatan tersebut, kontingen KSPAN Kabupaten Tabanan akan bergabung bersama perwakilan Kabupaten/Kota se-Bali.
Rangkaian kegiatan meliputi temu KSPAN, capacity building dan sejumlah lomba edukatif. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan serta mengembangkan kreativitas.
Wabup Dirga berharap seluruh peserta Tabanan mengikuti setiap agenda dengan sungguh-sungguh. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tidak berhenti setelah peserta kembali ke Tabanan.
Para pelajar diminta membawa hal-hal positif yang didapat selama Muspa Bali II untuk diterapkan dan dibagikan kepada rekan-rekan di sekolah.
“Biar ada, apa yang didapatkan positif-positifnya disana, ayo kita bawa ke daerah untuk disampaikan kepada rekan-rekan kita,” tegasnya.
Keberangkatan 20 pelajar tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa upaya pencegahan HIV/AIDS dan narkoba membutuhkan keterlibatan generasi muda. Melalui KSPAN, pelajar tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga didorong menjadi bagian dari gerakan edukasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dengan kreativitas, kepemimpinan dan pemanfaatan media sosial, pesan tentang hidup sehat serta menjauhi narkoba diharapkan semakin luas menjangkau generasi muda Tabanan.[*rls]
Dapatkan Update Terbaru!
Ikuti kami agar tidak ketinggalan info terbaru. GRATIS!!!










